GNIK dan Vanaya Institute Kolaborasi Dorong Penguatan Produktivitas Tenaga Kerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:15 WIB
loading...
A A A
"Jika perbaikan process, product, dan policy adalah upaya peningkatan produktivitas yang bersifat outside-in, maka productivity coaching melengkapi upaya tersebut secara inside-out," jelas Lyra.

Baca Juga: 88.519 Pekerja Kena PHK di Sepanjang 2025, Kemnaker Ungkap Penyebabnya

Ia menambahkan, riset dari Vanaya NeuroLab menunjukkan bahwa coaching mampu meningkatkan kapasitas otak manusia. Dengan demikian, para manajer dan timnya diharapkan dapat memiliki pola pikir yang lebih inovatif, memiliki growth mindset dan etos kerja tinggi, serta membentuk pola kerja yang lebih efektif, efisien, dan produktif.

Untuk mendukung akselerasi Gerakan Produktivitas Nasional yang dicanangkan Kementerian Ketenagakerjaan, program "Coaching for Productivity" akan digelar setidaknya di sepuluh kota di Indonesia. Program ini bertujuan untuk menghasilkan jajaran Productivity Coach yang terkualifikasi secara profesional di berbagai perusahaan.

Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas profesional ini digagas untuk membangun ekosistem produktivitas nasional yang lebih kuat. Melalui inisiatif ini, diharapkan terjadi peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Link and Match Pendidikan-Dunia...
Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
UBM Bahas Tren Tenaga...
UBM Bahas Tren Tenaga Kerja Pariwisata Global di Studium Generale 2026
Rekomendasi
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved