Jelang Lebaran 2026, Ketersediaan Stok LPG Nasional Capai 15 Hari

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:19 WIB
loading...
Jelang Lebaran 2026,...
Stok LPG saat ini dijaga dengan coverage days atau ketahanan pasokan rata-rata sekitar 12 hingga 15 hari untuk lonjakan konsumsi saat Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan ketahanan pasokan LPG nasional dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 . Stok LPG saat ini dijaga dengan coverage days atau ketahanan pasokan rata-rata sekitar 12 hingga 15 hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode lonjakan konsumsi.

Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Erika Retnowati mengatakan, pemerintah terus memantau kondisi stok serta distribusi LPG agar tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia. Baca Juga: Mudik Aman! Pertamina Siagakan Satgas Ramadan & Idulfitri 2026: Stok BBM dan LPG Ready

"Stok LPG nasional saat ini dijaga dengan coverage days rata-rata sekitar 12 sampai 15 hari, sehingga dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode peningkatan konsumsi Ramadan hingga Idulfitri," ujar Erika dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pemerintah juga memproyeksikan penyaluran LPG selama periode Ramadan hingga Lebaran akan meningkat sekitar 4% dibandingkan rata-rata penyaluran normal. Kenaikan ini dipicu meningkatnya aktivitas rumah tangga dan konsumsi masyarakat selama bulan puasa hingga hari raya.



Untuk memastikan kelancaran distribusi, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) bersama PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan berbagai infrastruktur penyaluran LPG di seluruh Indonesia.

Saat ini tersedia 40 terminal LPG, 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terdiri dari 643 SPBE PSO dan 114 SPBE non-PSO, serta 6.662 agen LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman selama Ramadan-Idulfitri

Selain itu, agen dan pangkalan LPG juga disiagakan selama 24 jam, khususnya di wilayah dengan tingkat permintaan tinggi. Pemerintah juga menambah pasokan LPG ke agen maupun pangkalan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.

Distribusi LPG turut diantisipasi dengan pengaturan jadwal pengiriman dari depot LPG menuju SPBE. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi potensi keterlambatan distribusi akibat meningkatnya arus kendaraan selama masa mudik Lebaran.

Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia bagi masyarakat. Pemerintah juga mengoptimalkan layanan pengaduan melalui call center Pertamina 135 dan call center ESDM 136 agar masyarakat dapat melaporkan apabila mengalami kendala dalam memperoleh LPG selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

"Di sisi pengawasan, Ditjen Migas ESDM akan melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan stok tetap tersedia," pungkas Erika.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Lapor Prabowo, Bahlil...
Lapor Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman
Harga Energi Global...
Harga Energi Global Melonjak Tajam, BBM LPG dan LNG Alami Tren Kenaikan
AS Untung Besar dari...
AS Untung Besar dari Krisis Selat Hormuz, Ekspor LPG Tembus Rekor 3,3 Juta Barel per Hari
Bahlil: Indonesia Bisa...
Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka
Mendiktisaintek Ungkap...
Mendiktisaintek Ungkap Prabowo Instruksikan Kampus Cari Alternatif untuk Kurangi Ketergantungan Elpiji
Rekomendasi
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Ini Respons KPAI usai...
Ini Respons KPAI usai Didatangi Ruben Onsu yang Adukan Polemik Hak Asuh Anak
Berita Terkini
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved