Cadangan Batubara Pembangkit PLN Capai 19 Hari, Dijamin Aman Sambut Lebaran 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:37 WIB
loading...
Cadangan Batubara Pembangkit...
PLN memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan pasokan energi primer untuk pembangkit listrik dalam kondisi aman menjelang periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah ketersediaan batu bara yang saat ini tercatat memiliki cadangan rata-rata lebih dari 19 hari operasi (HOP) untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo mengatakan, cadangan tersebut dipastikan cukup untuk menjaga operasional pembangkit listrik selama periode mudik Lebaran 2026, ketika konsumsi listrik di sejumlah wilayah berpotensi meningkat.

"Untuk persediaan energi primer, gas berada di atas sembilan hari, BBM juga di atas sembilan hari, kemudian batu bara secara rata-rata berada di atas 19 hari operasi. Jadi kondisi saat ini dalam keadaan aman," ujar Darmawan dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Pengusaha Beberkan Rumitnya Penuhi Kebutuhan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

Ia menjelaskan, kesiapan pasokan listrik telah dipersiapkan jauh hari melalui sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan pemeliharaan pembangkit lebih awal sesuai arahan pemerintah agar sistem kelistrikan dalam kondisi optimal saat memasuki periode siaga Ramadan dan Idul Fitri.



Selain itu, PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan mulai dari gardu induk hingga jaringan transmisi dengan menyiagakan posko-posko operasional di berbagai wilayah.

"Maintenance pembangkit sudah kami lakukan jauh-jauh hari sesuai arahan pemerintah. Gardu induk dan jaringan transmisi juga kami siagakan, termasuk posko-posko operasional untuk memastikan sistem kelistrikan tetap andal," kata Darmawan.

Baca Juga: Bukan Mimpi, Indonesia Dinilai Mampu Bangun PLTN seperti Negara Maju

Di sisi lain, PLN juga mengantisipasi peningkatan penggunaan kendaraan listrik saat arus mudik Lebaran tahun ini. Darmawan memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan mobil listrik akan meningkat sekitar 1,6 kali dibandingkan periode mudik 2025.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN melakukan optimalisasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik, termasuk mengganti fasilitas slow charging menjadi ultra fast charging serta menambah jumlah unit pengisian daya.

"Jumlah SPKLU di jalur mudik juga kami tingkatkan hingga sekitar 1,8 kali atau hampir dua kali lipat, sehingga masyarakat yang mudik menggunakan mobil listrik bisa melakukan perjalanan dengan lancar sampai tujuan dan kembali ke rumah," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Darmawan juga mengimbau masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik agar memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman untuk menghindari potensi gangguan maupun risiko kebakaran.

"Kami juga mengingatkan kepada masyarakat yang mudik agar memastikan peralatan listrik di rumah sudah dimatikan. Jika ada kompor listrik atau setrika, mohon dicabut agar mudiknya berjalan aman dan nyaman," tutup Darmawan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved