Krisis Selat Hormuz, Impor Minyak Rusia ke India Melonjak 50% Tembus 1,5 Juta Barel per Hari

Jum'at, 13 Maret 2026 - 07:53 WIB
loading...
Krisis Selat Hormuz,...
Impor minyak mentah India dari Rusia melonjak hampir 50% pada awal Maret 2026 seiring terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah akibat krisis di Selat Hormuz. FOTO/bairdmaritim.com
A A A
NEW DELHI - Impor minyak mentah India dari Rusia melonjak hampir 50% pada awal Maret 2026 seiring terganggunya pasokan energi dari Timur Tengah akibat krisis di Selat Hormuz. Lonjakan tersebut terjadi ketika India, sebagai importir minyak terbesar ketiga di dunia, berupaya menutup kekurangan pasokan setelah jalur pengiriman energi utama di kawasan tersebut praktis terhenti.

"Untuk meredakan kekurangan sementara pasokan minyak di seluruh dunia, kami telah memberikan izin kepada mereka untuk menerima minyak Rusia. Kami mungkin juga akan mencabut sanksi terhadap minyak Rusia lainnya," ujar Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent dikutip dari Bloomberg, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Dua Kapal Pertamina Keluar dari Zona Konflik Timur Tengah

Data pelacakan kapal menunjukkan India membeli sekitar 1,5 juta barel per hari (bph) minyak mentah Rusia pada awal Maret, meningkat dari 1,04 juta bph pada Februari. Laporan Times of India dan Bloomberg menyebutkan kilang-kilang minyak India telah membeli sekitar 30 juta barel minyak Rusia setelah memperoleh lampu hijau dari Washington, dengan seluruh kargo spot yang tersedia terserap dalam waktu kurang dari sepekan.

Lonjakan pembelian tersebut dimungkinkan setelah Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan Amerika Serikat pada 5 Maret mengeluarkan izin khusus (waiver) selama 30 hari. Kebijakan itu memungkinkan kilang India membeli minyak Rusia yang sudah dimuat di kapal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Rekomendasi
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
Menjual Rokok ke Anak...
Menjual Rokok ke Anak di Bawah Umur Akan Didenda 50 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved