Transparansi dan Reformasi Pasar Modal Butuh Penguatan Komunikasi
Jum'at, 13 Maret 2026 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
"Seiring dengan meningkatnya jumlah perusahaan tercatat di Indonesia, kebutuhan akan praktisi investor relations yang kompeten juga semakin besar. Melalui Indonesia Investor Relations Forum yang kini memasuki tahun kedua, kami berharap forum ini dapat menjadi wadah untuk mendorong penguatan standar dan pengembangan profesi investor relations di Indonesia,” sambungnya.
Sebagai informasi ada dua diskusi yang akan diselenggarakan sebagai rangkaian acara menyambut Indonesia IFR 2026. Yaitu Diskusi 1 Road to Indonesia IRF 2026 digelar pada 10 Maret 2026 dengan tema “Era Baru Transparansi Pasar Modal”. Kemudian Diskusi 2 Road to Indonesia IRF 2026 digelar 09 April 2026, mengambil tema “Mengupas Tuntas Ambang Batas Kebijakan Baru Free Float”.
Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun mengapresiasi, penyelenggaraan Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 sebagai wadah komunikasi positif antara Self-Regulatory Organization (SRO), masyarakat investor. Emiten dan keseluruhan ekosistem pasar modal Indonesia.
“Ini sangat penting untuk membangun transparansi,” katanya saat acara diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 10 Maret 2026.
Baca Juga: Reformasi Pasar Modal, Menko Airlangga Sampaikan Titipan Pesan Prabowo
Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Eddy Manindo Harahap menyatakan, forum komunikasi seperti ini sangat diperlukan, mengingat potensi pasar modal yang besar di kawasan Asia Tenggara. Pasar modal Indonesia memang sudah saatnya naik kelas menjadi bursa yang bersaing di tingkat global.
“Dan hikmahnya kita memang perlu lebih transparan,” ujarnya.
Sebagai informasi ada dua diskusi yang akan diselenggarakan sebagai rangkaian acara menyambut Indonesia IFR 2026. Yaitu Diskusi 1 Road to Indonesia IRF 2026 digelar pada 10 Maret 2026 dengan tema “Era Baru Transparansi Pasar Modal”. Kemudian Diskusi 2 Road to Indonesia IRF 2026 digelar 09 April 2026, mengambil tema “Mengupas Tuntas Ambang Batas Kebijakan Baru Free Float”.
Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mukhamad Misbakhun mengapresiasi, penyelenggaraan Diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 sebagai wadah komunikasi positif antara Self-Regulatory Organization (SRO), masyarakat investor. Emiten dan keseluruhan ekosistem pasar modal Indonesia.
“Ini sangat penting untuk membangun transparansi,” katanya saat acara diskusi Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026 yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 10 Maret 2026.
Baca Juga: Reformasi Pasar Modal, Menko Airlangga Sampaikan Titipan Pesan Prabowo
Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Eddy Manindo Harahap menyatakan, forum komunikasi seperti ini sangat diperlukan, mengingat potensi pasar modal yang besar di kawasan Asia Tenggara. Pasar modal Indonesia memang sudah saatnya naik kelas menjadi bursa yang bersaing di tingkat global.
“Dan hikmahnya kita memang perlu lebih transparan,” ujarnya.
Lihat Juga :