PLN Siapkan SPKLU dan Posko Siaga 24 Jam di Jalur Jawa–Bali
Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Adi, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik juga menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus efisiensi biaya operasional kendaraan. Adi mengaku sempat mengobrol dengan sejumlah pengguna kendaraan listrik di lokasi, dan menurutnya biaya operasional kendaraan listrik dapat lebih hemat hingga 60 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, menjelaskan SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk telah dilengkapi pengisian daya berkapasitas besar. “Di lokasi ini tersedia charger 180 kW (kilowatt) dengan dua nozzle yang dapat digunakan dua mobil secara bersamaan. Selain itu ada charger 22 kW yang biasanya digunakan kendaraan listrik tertentu seperti Wuling,” katanya.
Tidak hanya itu, PLN juga menyediakan enam unit SPKLU untuk sepeda motor listrik. “Secara total di wilayah Bali Utara dan Bali Barat terdapat 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat dengan 24 mesin charger. Fasilitas ini cukup memadai untuk melayani pemudik maupun wisatawan yang melintas di kawasan tersebut,” ujarnya. Baca juga: Tips Anti Kantuk Saat Mudik, Ini Asupan Penting Menurut Ahli Gizi IPB
Untuk memastikan pelayanan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri, PLN juga menyiapkan petugas siaga yang berjaga selama 24 jam di setiap posko SPKLU strategis. Petugas PLN bekerja dalam tiga shift dengan dua orang personel setiap shift guna memastikan operasional SPKLU tetap berjalan optimal.
PLN juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Kehadiran PLN Mobile ini dirasakan manfaatnya oleh pengguna kendaraan listrik, salah satunya adalah Vinny.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, menjelaskan SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk telah dilengkapi pengisian daya berkapasitas besar. “Di lokasi ini tersedia charger 180 kW (kilowatt) dengan dua nozzle yang dapat digunakan dua mobil secara bersamaan. Selain itu ada charger 22 kW yang biasanya digunakan kendaraan listrik tertentu seperti Wuling,” katanya.
Tidak hanya itu, PLN juga menyediakan enam unit SPKLU untuk sepeda motor listrik. “Secara total di wilayah Bali Utara dan Bali Barat terdapat 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat dengan 24 mesin charger. Fasilitas ini cukup memadai untuk melayani pemudik maupun wisatawan yang melintas di kawasan tersebut,” ujarnya. Baca juga: Tips Anti Kantuk Saat Mudik, Ini Asupan Penting Menurut Ahli Gizi IPB
Untuk memastikan pelayanan optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri, PLN juga menyiapkan petugas siaga yang berjaga selama 24 jam di setiap posko SPKLU strategis. Petugas PLN bekerja dalam tiga shift dengan dua orang personel setiap shift guna memastikan operasional SPKLU tetap berjalan optimal.
PLN juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PLN Mobile guna memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Kehadiran PLN Mobile ini dirasakan manfaatnya oleh pengguna kendaraan listrik, salah satunya adalah Vinny.
(poe)
Lihat Juga :