Menyusuri SPKLU dari Banyuwangi ke Denpasar: Jalur EV Jawa Timur-Bali Siap Sambut Lebaran 2026
Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
“Saya melihat kesiapan teman-teman di lapangan sangat luar biasa, mulai dari kesiapan personel, pengaturan piket 24 jam, hingga keandalan mesin pengisian,” ujarnya.
Selain memastikan kesiapan mesin, PLN juga memeriksa aspek keselamatan di setiap SPKLU, termasuk sistem grounding, kapasitas listrik, serta perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam kebakaran khusus listrik.
“Setiap SPKLU dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai, termasuk perlengkapan pemadam kebakaran khusus baterai lithium,” tambahnya.
Di lokasi ini juga tersedia berbagai jenis charger, termasuk ultra fast charging, yang memungkinkan proses pengisian kendaraan listrik berlangsung lebih cepat. Fasilitas pendukung seperti kafetaria dan area istirahat juga menjadi alasan SPKLU ini menjadi favorit pengguna kendaraan listrik di Bali.
“Bali sebagai wajah Indonesia dan destinasi wisata internasional memiliki komitmen kuat menuju green tourism. Karena itu PLN mendukung penuh pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian kendaraan listrik melalui pembangunan SPKLU serta pengembangan fitur digital melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur seperti trip planner dan antreEV memungkinkan pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan dan memantau ketersediaan SPKLU secara real time.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas, PLN berharap masyarakat semakin yakin menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih.
Adi Priyanto menegaskan bahwa perjalanan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. “Kami berharap dengan kesiapan infrastruktur ini, pengguna kendaraan listrik bisa melakukan perjalanan dengan tenang, baik untuk mudik maupun untuk berwisata,” pungkas Adi.
Selain memastikan kesiapan mesin, PLN juga memeriksa aspek keselamatan di setiap SPKLU, termasuk sistem grounding, kapasitas listrik, serta perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam kebakaran khusus listrik.
“Setiap SPKLU dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai, termasuk perlengkapan pemadam kebakaran khusus baterai lithium,” tambahnya.
Di lokasi ini juga tersedia berbagai jenis charger, termasuk ultra fast charging, yang memungkinkan proses pengisian kendaraan listrik berlangsung lebih cepat. Fasilitas pendukung seperti kafetaria dan area istirahat juga menjadi alasan SPKLU ini menjadi favorit pengguna kendaraan listrik di Bali.
Bali dan Masa Depan Ekosistem Kendaraan Listrik
Executive Vice President Pemasaran Niaga PLN Nayusrizal menjelaskan bahwa Bali memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, pertumbuhan kendaraan listrik saat ini sudah tidak lagi bersifat linear, melainkan meningkat secara eksponensial.“Bali sebagai wajah Indonesia dan destinasi wisata internasional memiliki komitmen kuat menuju green tourism. Karena itu PLN mendukung penuh pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PLN terus memperkuat infrastruktur pengisian kendaraan listrik melalui pembangunan SPKLU serta pengembangan fitur digital melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur seperti trip planner dan antreEV memungkinkan pengguna kendaraan listrik merencanakan perjalanan dan memantau ketersediaan SPKLU secara real time.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas, PLN berharap masyarakat semakin yakin menggunakan kendaraan listrik sebagai bagian dari transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih.
Adi Priyanto menegaskan bahwa perjalanan pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. “Kami berharap dengan kesiapan infrastruktur ini, pengguna kendaraan listrik bisa melakukan perjalanan dengan tenang, baik untuk mudik maupun untuk berwisata,” pungkas Adi.
(akr)
Lihat Juga :