Harga BBM Tak Menentu, Mobil Listrik Jadi Solusi Penyelamat Dompet Masyarakat?

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:33 WIB
loading...
Harga BBM Tak Menentu,...
Dalam kondisi ketidakpastian harga BBM dan pasokan, beralih ke kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) dinilai bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan solusi strategis bagi masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas mulai membayangi stabilitas pasokan minyak dunia. Pengamat otomotif nasional, Bebin Juana, menilai situasi ini dapat memicu kelangkaan sekaligus lonjakan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) yang sulit diprediksi.

Dalam kondisi ketidakpastian ini, beralih ke kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) dinilai bukan lagi sekadar gaya hidup, melainkan solusi strategis bagi masyarakat. “Ketika BBM menjadi langka akibat kemelut di Timur Tengah, selain langka, harganya juga berpotensi melejit. Sampai berapa harganya tentu tidak ada yang tahu,” ujar Bebin dalam keterangannya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya secara logika kondisi kelangkaan dan tingginya harga BBM akan mendorong konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik. “Pilihan masyarakat pada kendaraan listrik berbasis baterai sebagai alternatif yang patut dipertimbangkan,” katanya.

Baca Juga: Indonesia Sibuk Cari Sumber Baru Impor BBM: Dari Amerika Butuh Waktu 40 Hari, Timteng 3 Pekan

Meski menyarankan peralihan ke EV, Bebin mengingatkan konsumen agar tetap kritis. Menurutnya, masyarakat jangan hanya tergiur oleh tampilan atau label teknologi canggih semata, melainkan harus melihat bukti nyata efisiensi energi harian.

“Konsumen harus cerdas memilih kendaraan yang benar-benar membuktikan penghematan BBM,” ujarnya.



Bebin memperkirakan, jika terdapat peralihan sekitar 100 ribu hingga 150 ribu konsumen ke kendaraan listrik, dampaknya akan terasa signifikan pada pengurangan antrean pengisian BBM di stasiun pengisian bahan bakar. Langkah tersebut juga berpotensi mengurangi beban pasokan BBM yang selama ini harus dipenuhi.

“Peralihan ini juga dipastikan akan membawa dampak positif bagi keuangan negara melalui berkurangnya konsumsi BBM nasional, meski detail penghematannya memerlukan perhitungan lebih lanjut dari kementerian terkait. Guna mempercepat transisi tersebut, Bebin mengharapkan adanya dukungan kebijakan yang lebih luas bagi para pengguna kendaraan ramah lingkungan,” katanya.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Negara-negara Asia Panik Berebut Pasokan BBM

Ia juga menyoroti bahwa keberlanjutan kebijakan insentif menjadi faktor penting dalam menjaga momentum adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini, sejumlah insentif kendaraan listrik seperti subsidi pembelian dan keringanan pajak yang sebelumnya diberikan pemerintah masih menunggu kepastian perpanjangan.

Menurutnya, jika pemerintah segera memastikan kelanjutan insentif tersebut, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik diperkirakan akan meningkat lebih cepat. Hal itu sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah risiko fluktuasi harga minyak dunia.

Sebagai penutup, Bebin berharap pemerintah dapat memberikan keringanan pajak yang lebih konsisten bagi kendaraan listrik berbasis baterai agar jumlah penggunanya terus meningkat.

“Dengan dukungan kebijakan yang jelas dan berkelanjutan, kendaraan listrik bisa menjadi salah satu solusi strategis menghadapi ketidakpastian pasokan dan harga BBM global,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Rekomendasi
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved