Menuju Tujuh Dekade, Astra Perteguh Nilai Catur Dharma

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:27 WIB
loading...
Menuju Tujuh Dekade,...
Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro (kiri) saat memberikan penghargaan pada acara Awarding 15th SATU Indonesia Awards 2024. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Menjelang usia ke-69 tahun, Astra International menegaskan posisinya sebagai salah satu korporasi nasional yang terus bertumbuh di tengah dinamika global. Perjalanan panjang tersebut tidak hanya ditopang oleh kinerja bisnis, tetapi juga oleh fondasi nilai, kekuatan sumber daya manusia, serta strategi ekspansi yang terukur.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menyebut perjalanan hampir tujuh dekade perusahaan merupakan refleksi dari proses panjang yang dibangun bersama bangsa.

“Enam puluh sembilan tahun bukan sekadar hitungan waktu, melainkan kisah tentang jutaan langkah yang tumbuh dan bergerak bersama bangsa,” ujar Djony dalam wawancara bersama Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Komitmen Sosial Berkelanjutan, Astra Rayakan 69 Tahun

Menurut Djony, sejak awal berdiri, Astra dibangun di atas filosofi yang kuat yang diwariskan pendirinya, William Soeryadjaya. Filosofi tersebut diwujudkan dalam nilai Catur Dharma yang menjadi pedoman dalam setiap langkah perusahaan.

Ia mengibaratkan Astra sebagai “pohon rindang”, yakni perusahaan yang tidak hanya tumbuh kokoh, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Sementara nilai Catur Dharma, kata dia, tidak sekadar menjadi prinsip tertulis, melainkan dihidupi dalam setiap keputusan dan kerja sama bisnis.

Lihat video: Barisan Kendaraan Canggih Astra Group Guncang Japan Mobility Show 2025


“Nilai ini menjadi kompas bagi seluruh insan Astra dalam memastikan arah perusahaan tetap jelas di tengah dinamika zaman,” ujarnya.

Nilai tersebut kemudian diterjemahkan dalam strategi melalui 3P Roadmap yang mencakup Portfolio, People, dan Public Contribution. Kerangka ini dirancang untuk menyeimbangkan kinerja bisnis dan keberlanjutan jangka panjang sekaligus memperkuat ketahanan perusahaan.

Dalam perjalanannya, Astra telah melewati berbagai fase, mulai dari dinamika politik dan ekonomi nasional, krisis moneter, disrupsi teknologi, pandemi Covid-19, hingga ketidakpastian geopolitik global.

Djony menegaskan, konsistensi dalam mengamalkan nilai Catur Dharma menjadi kunci utama agar perusahaan tetap relevan.

“Pengamalan Catur Dharma oleh para pemimpin Astra dalam setiap keputusan dan langkah perusahaan merupakan keniscayaan. Lead by example,” kata dia.

Ia menambahkan, internalisasi nilai dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai program di seluruh jenjang organisasi. Evaluasi pun dilakukan secara berkala agar budaya perusahaan tetap relevan dan efektif dalam mendukung kinerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Geopolitik Memanas,...
Geopolitik Memanas, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Rekomendasi
Kilas Balik: Duel Spanyol...
Kilas Balik: Duel Spanyol vs Argentina Batal akibat Konflik Timur Tengah
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Kemendes-Asosiasi Desa...
Kemendes-Asosiasi Desa Gelar Seminar, Mendes Yandri: KDKMP Tak Akan Mematikan UMKM
Berita Terkini
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved