Bank Mandiri Guyur Lagi Proyek LRT Jabodebek Rp1,1 Triliun
Jum'at, 18 September 2020 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
“Diharapkan dengan adanya transportasi massal yang dapat diandalkan, dapat semakin meningkatkan mobilitas masyarakat dalam beraktivitas sehingga mempercepat pemulihan ekonomi nasional nantinya,” ungkap Didiek.
Sesuai Perpres No. 49 tahun 2017, KAI diberi penugasan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana proyek LRT Jabodebek, mulai dari pembangunan atau pengadaan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan aset sarana dan prasarana dengan masa konsesi selama 50 tahun sejak ditandatanganinya berita acara beroperasinya LRT Jabodebek. Rencananya, LRT Jabodebek akan beroperasi 560 kali perjalanan per hari pada hari kerja dengan headway rata-rata tiga sampai enam menit.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung KAI dalam pembangunan proyek LRT karena sangat strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek. ( Baca juga:Selesaikan Konflik di Papua, Pemerintah Harus Lakukan Pendekatan Holistik )
“Apalagi di masa pandemi seperti ini, keberlangsungan proyek infrastruktur strategis ini sangat penting untuk tetap menggerakkan roda perekonomian, mengingat banyak pelaku usaha yang terlibat dalam proses pembangunan LRT ini,” kata Alexandra.
Bank Mandiri sendiri dalam kerja sama pembiayaan sindikasi kali ini menanggung porsi Rp1,1 triliun dari total Rp4,2 triliun. Secara total, komitmen pembiayaan yang telah diberikan Bank Mandiri dalam pembangunan LRT ini mencapai Rp4,6 triliun. Atas pembiayaan baru depo dan stasiun LRT ini, Bank Mandiri berperan sebagai kreditur sekaligus coordinating bank.
Sesuai Perpres No. 49 tahun 2017, KAI diberi penugasan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan sarana dan prasarana proyek LRT Jabodebek, mulai dari pembangunan atau pengadaan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan aset sarana dan prasarana dengan masa konsesi selama 50 tahun sejak ditandatanganinya berita acara beroperasinya LRT Jabodebek. Rencananya, LRT Jabodebek akan beroperasi 560 kali perjalanan per hari pada hari kerja dengan headway rata-rata tiga sampai enam menit.
Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Askandar mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung KAI dalam pembangunan proyek LRT karena sangat strategis untuk mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek. ( Baca juga:Selesaikan Konflik di Papua, Pemerintah Harus Lakukan Pendekatan Holistik )
“Apalagi di masa pandemi seperti ini, keberlangsungan proyek infrastruktur strategis ini sangat penting untuk tetap menggerakkan roda perekonomian, mengingat banyak pelaku usaha yang terlibat dalam proses pembangunan LRT ini,” kata Alexandra.
Bank Mandiri sendiri dalam kerja sama pembiayaan sindikasi kali ini menanggung porsi Rp1,1 triliun dari total Rp4,2 triliun. Secara total, komitmen pembiayaan yang telah diberikan Bank Mandiri dalam pembangunan LRT ini mencapai Rp4,6 triliun. Atas pembiayaan baru depo dan stasiun LRT ini, Bank Mandiri berperan sebagai kreditur sekaligus coordinating bank.
(uka)
Lihat Juga :