Bank Mandiri Guyur Lagi Proyek LRT Jabodebek Rp1,1 Triliun
Jum'at, 18 September 2020 - 15:04 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penandatanganan perjanjian perubahan dan pernyataan kembali atas perjanjian kredit sindikasi, termasuk tambahan pembiayaan depo dan stasiun LRT Jabodebek sebesar Rp4,2 triliun. Pinjaman ini merupakan tambahan atas pinjaman sebelumnya pada tahun 2017 sebesar Rp18,1 triliun untuk kredit investasi dan Rp1,15 triliun untuk kredit modal kerja.
Dengan adanya tambahan pinjaman ini diharapkan penyelesaian depo dan stasiun proyek LRT Jabodebek dapat segera terealisasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Penandatangan perjanjian fasilitas kredit ini dilakukan oleh 15 (lima belas) bank sindikasi yang terdiri dari Himbara , BPD, bank swasta nasional dan bank swasta asing. Bank-bank tersebut di antaranya, Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, PT SMI, Bank DKI, MUFG, dan Hana Bank. ( Baca juga:Genjot Ekspor Kertas Daur Ulang, Wamendag Identifikasi 2 Masalah )
“Saya berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak dalam pelaksanaan proyek LRT Jabodebek ini. Dengan dukungan penuh dari perbankan, kami optimistis LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu. LRT Jabodebek akan menjadi andalan baru masyarakat untuk bertransportasi dari kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi, menuju ibu kota,”ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Jakarta, Jumat (18/9/2020).
Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen KAI dan perbankan dalam merampungkan proyek LRT Jabodebek yang ditargetkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022. Selain itu penandatanganan ini merupakan kolaborasi KAI dan perbankan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Dengan adanya tambahan pinjaman ini diharapkan penyelesaian depo dan stasiun proyek LRT Jabodebek dapat segera terealisasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Penandatangan perjanjian fasilitas kredit ini dilakukan oleh 15 (lima belas) bank sindikasi yang terdiri dari Himbara , BPD, bank swasta nasional dan bank swasta asing. Bank-bank tersebut di antaranya, Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, PT SMI, Bank DKI, MUFG, dan Hana Bank. ( Baca juga:Genjot Ekspor Kertas Daur Ulang, Wamendag Identifikasi 2 Masalah )
“Saya berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak dalam pelaksanaan proyek LRT Jabodebek ini. Dengan dukungan penuh dari perbankan, kami optimistis LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu. LRT Jabodebek akan menjadi andalan baru masyarakat untuk bertransportasi dari kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi, menuju ibu kota,”ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Jakarta, Jumat (18/9/2020).
Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen KAI dan perbankan dalam merampungkan proyek LRT Jabodebek yang ditargetkan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2022. Selain itu penandatanganan ini merupakan kolaborasi KAI dan perbankan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Lihat Juga :