Gelar Apel Nasional, Dirut PLN Jamin Keandalan Listrik Lewat Pasukan 'Lautan Biru' 72 Ribu Personel

Jum'at, 20 Maret 2026 - 16:40 WIB
loading...
Gelar Apel Nasional,...
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) beserta jajarannya saat bersama media di sela agenda Apel Siaga Kelistrikan Nasional di Kantor PLN UIP2B Jamali, Depok pada Kamis (19/3).
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan sebanyak 72.053 personel PLN terus siaga menjaga keandalan pasokan listrik secara nasional menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hal ini disampaikannya dalam Apel Kelistrikan Nasional yang diikuti segenap personel siaga PLN Group di Tanah Air. Apel tersebut digelar secara hybrid di Kantor PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat pada Kamis (19/3).

Dalam apel tersebut, Darmawan memaparkan bahwa kondisi sistem kelistrikan nasional saat ini berada dalam status aman dan terkendali untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.

“Sistem kelistrikan Alhamdulillah berjalan dengan aman, dalam kondisi prima. Beban puncak diperkirakan sekitar 35 GW (gigawatt) dengan daya mampu pasok lebih dari 51 GW, sehingga kondisi sistem sangat aman. Ketersediaan energi primer, baik batu bara, BBM, maupun gas juga dalam kondisi terjaga,” ujarnya.

Dengan kapasitas tersebut, sistem kelistrikan nasional memiliki cadangan daya yang memadai untuk menjaga keandalan sistem selama periode Idulfitri.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan, kesiagaan personel selama masa siaga pada 12 hingga 31 Maret 2026 menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran pasokan listrik. Untuk itu, sebanyak 72.053 personel tersebar di 4.137 posko di seluruh tanah air dan bersiaga 24 jam nonstop.

“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Kami juga memastikan objek vital serta kegiatan ibadah pada Idulfitri dapat berlangsung lancar,” terangnya.

Para personel tersebut juga didukung kendaraan operasional berupa 4.901 unit mobil dan 4.594 unit sepeda motor, serta berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit uninterruptible power supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), dan 429 unit crane sebagai pengamanan berlapis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Rekomendasi
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
Pasukan Zionis Gunakan...
Pasukan Zionis Gunakan GBU-72 untuk Buru Hamas di Perut Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved