Ssstt...Ponsel Bodong Masih Bisa Digunakan, tapi Harus Pakai Wifi

Jum'at, 18 September 2020 - 15:27 WIB
loading...
Ssstt...Ponsel Bodong...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Sumberdaya, Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Ismail menegaskan bahwa pemerintah sudah memberlakukan peraturan baru dalam pengendalian International Mobile Equipment Identity (IMEI). Aturan itu akan memblokir perangkat telekomunikasi jenis ponsel , komputer genggam, dan komputer tablet (HKT) atau gawai yang diperoleh secara ilegal di pasar gelap atau black market (BM).

Dia mengatakan, dengan berlakunya peraturan ini, maka seluruh gawai yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler. ( Baca juga:Bisnis Kepulan Asap Sampoerna Memudar Diterjang Dua Faktor Ini )

"Tapi memang, perangkat gawai tersebut masih bisa dioperasikan menggunakan koneksi atau jaringan Wi-Fi," ungkap Ismail dalam Live Special Dialogue IDX Channel bertajuk "Berantas Gawai Ilegal Dengan Aturan IMEI" di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Namun, dia menyayangkan jika ada pihak yang masih bersikeras membeli gawai dari BM. Padahal, sejak berlakunya peraturan ini, mau tidak mau, perangkat gawai itu hanya bisa dioperasikan menggunakan Wi-Fi.

"Menurut saya ya, sayang sekali kalau beli gawai mahal-mahal tapi hanya bisa dipakai saat ada Wi-Fi saja. Bagaimana kalau ada kondisi emergency untuk telepon dan SMS? Kan tidak bisa," imbuh Ismail. ( Baca juga:Keluarkan Single Musim Gugur, Kyuhyun Ingin Rilis Lagu Tiap Musim )

Dia mengatakan, sistem elektronik IMEI ini dibangun untuk membantu mencegah penyelundupan barang-barang dari akses terselubung yang tidak terkover oleh Bea Cukai. Dengan adanya aturan ini, masyarakat juga akan sadar pentingnya membeli gawai legal sesuai kebutuhannya.

"Jadi sifatnya back up atau follow up, dan ada komitmen mengawasi secara lebih ketat agar kegiatan penyelundupan gawai ilegal ini untuk memasukkan barang ke Indonesia. Karena orang-orang Indonesia tidak akan membeli dari mereka lagi," pungkas Ismail.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menperin Senang Praktik...
Menperin Senang Praktik Pendaftaran Imei Bodong oleh Anak Buahnya Terbongkar
Potensi Ekonomi Digital...
Potensi Ekonomi Digital RI Capai Rp4.500 T di 2030, Peningkatan Talenta Digital Mendesak
Pos Indonesia Tambah...
Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu
Waspada Jebakan Pinjol...
Waspada Jebakan Pinjol dan Investasi Bodong, Ingat Prinsip 2L!
Mau Cari Relasi via...
Mau Cari Relasi via Internet? Miliki Kecakapan dalam Berinteraksi di Ruang Digital
Pemahaman dan Kecakapan...
Pemahaman dan Kecakapan Digital jadi Bekal UMKM Perluas Pasar
Cara Melacak HP Hilang...
Cara Melacak HP Hilang dengan IMEI: Penduan Lengkap!
Cara Melacak HP Hilang...
Cara Melacak HP Hilang dengan IMEI Tanpa Syarat yang Sulit
Cara Daftar IMEI iPhone...
Cara Daftar IMEI iPhone Ex Inter, Lakukan Langkah Sederhana Ini!
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jonatan Sikat Alwi, Jafar/Felisha Kalah
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Cara Pakai Google Bard,...
Cara Pakai Google Bard, Praktis dan Sangat Mudah Digunakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved