Dolar AS Kembali Jadi Primadona, Emas Mulai Ditinggalkan Investor Global
Minggu, 22 Maret 2026 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kondisi tersebut, pasar juga dibayangi oleh eskalasi konflik geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah. Ketegangan yang melibatkan sejumlah negara besar membuat investor cenderung memilih instrumen yang lebih likuid seperti dolar AS dibandingkan emas.
Baca Juga: Rupiah Diguncang Perang AS-Iran, Hari Ini Rp16.893 per Dolar AS
Meski demikian, Ibrahim menegaskan, bahwa pelemahan harga emas saat ini bersifat sementara. Ia masih optimistis emas akan kembali menguat seiring meredanya tekanan dolar dan munculnya momentum baru di pasar.
“Emas tetap menjadi safe haven dalam jangka menengah hingga panjang. Koreksi ini lebih karena faktor teknikal dan sentimen pasar global,” katanya.
Untuk perdagangan pekan depan, harga emas diperkirakan masih berpotensi bergerak terbatas. Namun pelemahan rupiah diproyeksikan dapat menahan penurunan harga logam mulia di dalam negeri, sehingga pergerakannya relatif stabil di kisaran bawah Rp3 juta per gram.
Baca Juga: Rupiah Diguncang Perang AS-Iran, Hari Ini Rp16.893 per Dolar AS
Meski demikian, Ibrahim menegaskan, bahwa pelemahan harga emas saat ini bersifat sementara. Ia masih optimistis emas akan kembali menguat seiring meredanya tekanan dolar dan munculnya momentum baru di pasar.
“Emas tetap menjadi safe haven dalam jangka menengah hingga panjang. Koreksi ini lebih karena faktor teknikal dan sentimen pasar global,” katanya.
Untuk perdagangan pekan depan, harga emas diperkirakan masih berpotensi bergerak terbatas. Namun pelemahan rupiah diproyeksikan dapat menahan penurunan harga logam mulia di dalam negeri, sehingga pergerakannya relatif stabil di kisaran bawah Rp3 juta per gram.
(akr)
Lihat Juga :