Setiap Kenaikan 1 Dolar Harga Minyak, APBN Terancam Jebol Sampai Rp7 Triliun

Senin, 23 Maret 2026 - 13:00 WIB
loading...
A A A
Situasi ini diperparah oleh posisi strategis Iran yang menguasai Selat Hormuz sebagai jalur logistik utama energi dunia. Jika jalur tersebut terganggu akibat perang, harga minyak dipastikan melambung tinggi mengingat hampir separuh pasokan minyak dunia melewati kawasan tersebut, sehingga memaksa Indonesia membayar biaya impor jauh lebih mahal.

Data menunjukkan sensitivitas APBN terhadap harga minyak cukup tinggi karena ketergantungan pada pasokan luar negeri. Saat ini, produksi minyak dalam negeri hanya berkisar 600 ribu hingga 700 ribu barel per hari, sementara permintaan domestik mencapai 1,7 juta barel per hari, yang berarti terdapat defisit satu juta barel per hari yang harus diimpor.



Menurut Halim, pemerintah kini dihadapkan pada pilihan sulit antara menambah cadangan devisa untuk melakukan intervensi atau melakukan penyesuaian harga di tingkat konsumen. Mencari sumber minyak alternatif yang lebih murah, seperti dari Rusia, dianggap bukan perkara mudah karena kendala jarak geografis dan kompleksitas geopolitik global.

Selain beban fiskal, peningkatan harga energi juga berisiko mendorong inflasi dan menekan daya beli masyarakat secara luas. Hal ini menciptakan dilema bagi pengambil kebijakan dalam menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri sembari mempertahankan kesehatan postur APBN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Rekomendasi
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Harga Minyak Goreng Termurah di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved