Putin Manfaatkan Lonjakan Harga Minyak, Perusahaan Energi Rusia Diarahkan Segera Bayar Utang

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:03 WIB
loading...
A A A
Pendapatan tak terduga ini menjadi stimulus krusial bagi perekonomian Rusia yang sebelumnya sempat mengalami tekanan fiskal akut. Sebelum konflik pecah, pendapatan sektor migas Rusia dilaporkan turun sekitar 47% secara tahunan pada periode Januari hingga Februari. Defisit anggaran federal pun sempat merangkak naik mendekati target tahunan sebesar 3,8 triliun rubel.

Dalam pertemuan dengan para eksekutif energi di Kremlin, Putin mendesak korporasi untuk memanfaatkan momentum harga tinggi yang kemungkinan bersifat sementara ini. Di sisi lain, ia juga tetap membuka ruang diplomasi energi dengan menawarkan kelanjutan pasokan minyak dan gas ke Eropa, asalkan terdapat jaminan kerja sama jangka panjang yang bebas dari kepentingan politik.

Baca Juga: AS Minta Kompensasi Rp84.781 Triliun dari Negara-negara Arab jika Perang Iran Terus Berlanjut

Penguatan posisi dagang Moskow kian solid setelah adanya kebijakan pelonggaran sanksi sementara terhadap minyak Rusia yang berada di jalur laut. Hal ini memungkinkan kargo-kargo energi yang sebelumnya tertahan dapat segera mencapai negara pembeli utama di kawasan Asia. Data perdagangan menunjukkan adanya reorientasi pasar yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Pembelian minyak mentah Rusia oleh India dilaporkan melonjak drastis hingga sekitar 50 persen, sementara volume impor dari China juga mengalami kenaikan sebesar 22 persen. Langkah Putin dalam mengarahkan arus kas perusahaan migas ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sektor perbankan domestik di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih berlangsung.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Rekomendasi
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Presiden Vladimir Putin...
Presiden Vladimir Putin Larang Kripto Jadi Alat Bayar di Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved