Bitcoin Melaju di Tengah Gejolak Timur Tengah, Ungguli Emas dan Saham

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:45 WIB
loading...
Bitcoin Melaju di Tengah...
Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpastian besar pada pasar keuangan global. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpastian besar pada pasar keuangan global yang berdampak pada koreksi tajam aset aman konvensional. Di tengah situasi tersebut, Bitcoin justru menunjukkan resiliensi dengan mencatatkan kenaikan sekitar 12 persen dalam 60 hari terakhir dan bertahan di level 70.000 hingga 71.000 dolar AS per Selasa (24/3).

"Karakteristik Bitcoin yang terdesentralisasi, dapat diperdagangkan 24 jam, serta tidak bergantung pada sistem perbankan konvensional menjadikannya relevan di tengah terganggunya stabilitas sistem keuangan akibat konflik geopolitik," ujar Vice President Indodax, Antony Kusuma dalam keterangannya di Jakarta.

Baca Juga: Bitcoin Melemah Usai Pertemuan The Fed, Investor Waspadai Sinyal Hawkish

Antony menjelaskan bahwa kinerja kuat Bitcoin saat terjadi krisis bukanlah fenomena baru. Pola serupa pernah terjadi pada masa pandemi COVID-19, ketegangan AS-Iran tahun 2020, hingga konflik Rusia-Ukraina, yang membuktikan potensi aset kripto ini sebagai alternatif lindung nilai (hedging) yang praktis bagi investor.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan indeks S&P 500 yang turun sekitar 4 persen. Bahkan, harga emas mengalami koreksi hingga 16 persen atau menyentuh level 4.400 dolar AS per ons troi, yang menjadi penurunan terbesar sejak tahun 1983.



Kepala Strategi Logam JPMorgan, Greg Shearer, menyebutkan penurunan harga emas dipicu oleh aksi jual masif (sell-off) di tengah lonjakan harga minyak yang meningkatkan kekhawatiran inflasi. Tekanan tersebut diperkuat oleh penguatan dolar AS dan meningkatnya keuntungan obligasi, sehingga daya tarik emas menurun bagi investor institusional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Investor Mulai Rasional dan Tinggalkan Tren FOMO
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Indodax Pastikan Industri Kripto Kian Matang
Catcrs Luncurkan Dana...
Catcrs Luncurkan Dana Darurat untuk Antisipasi Risiko Kripto
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved