Tabungan Orang Kaya Kuasai 57,69% Dana di Bank, Kelas Bawah dan Menengah Seret

Jum'at, 27 Maret 2026 - 10:47 WIB
loading...
Tabungan Orang Kaya...
Lebih dari separuh tabungan di bank umum dikuasai orang kaya. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketimpangan ekonomi di Indonesia tercermin dari struktur simpanan masyarakat di perbankan yang semakin terkonsentrasi pada kelompok kaya. Data terbaru menunjukkan lebih dari separuh dana pihak ketiga di bank umum dikuasai oleh nasabah dengan saldo jumbo.

Ekonom Awalil Rizky menyebut kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar menguasai 57,69% total simpanan nasional. "Kelompok nominal tertinggi mencapai Rp5.786,83 triliun atau lebih dari separuh total simpanan pihak ketiga," ujarnya seperti dikutip, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Mengejutkan, Singapura Negara Kaya tapi Orang-orangnya Pada Bangkrut

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan hingga Januari 2026, total simpanan di bank umum mencapai Rp10.115,93 triliun. Dari jumlah tersebut, simpanan kelompok atas mendominasi dengan nilai mendekati Rp5.800 triliun.

Ketimpangan terlihat semakin tajam jika dibandingkan dengan jumlah rekening. Nasabah kategori atas hanya memiliki sekitar 153 ribu rekening atau sekitar 0,02% dari total 671,40 juta rekening, namun rata-rata saldonya mencapai Rp37,76 miliar per rekening.



Sebaliknya, kelompok masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mendominasi jumlah rekening hingga 98,91%. Namun total simpanan mereka hanya sekitar Rp1.116,31 triliun atau 11,13% dari total dana pihak ketiga, dengan rata-rata saldo Rp1,68 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Mega Korupsi Penegak...
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Rekomendasi
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved