Hemat BBM, Pemerintah Bakal Terapkan WFH Tiap Jumat

Jum'at, 27 Maret 2026 - 16:49 WIB
loading...
Hemat BBM, Pemerintah...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan work from home (WFH) sebagai respons atas dampak konflik di Timur Tengah yang kian memanas. Kebijakan yang rencananya diterapkan setiap hari Jumat ini dinilai efektif untuk menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tanpa mengganggu produktivitas nasional.

"Nggak ganggu produktivitas kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih hari Jumat, itu kan hari pendek. Jadi pasti ada penghematan BBM berapa persen,” ujar Purbaya kepada awak media usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Hemat BBM, Pemerintah Terapkan WFH ASN dan Swasta Usai Lebaran

Menurut Purbaya, penerapan WFH satu hari dalam sepekan tidak akan mengganggu produktivitas secara keseluruhan, asalkan diterapkan secara selektif. Ia menegaskan bahwa sektor-sektor yang membutuhkan operasional berkelanjutan seperti pabrik dan pelayanan publik tetap dapat berjalan seperti biasa tanpa harus mengikuti skema WFH. "Untuk pelayanan publik juga tetap jalan. Jadi harusnya tidak masalah kalau cuma satu hari saja. Produktivitas kita secara total tidak akan terlalu terganggu," jelasnya.



Adapun kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif terhadap gejolak harga energi global akibat konflik Timur Tengah. Dengan mengurangi mobilitas pegawai di sektor-sektor tertentu, pemerintah berharap dapat menekan konsumsi BBM nasional tanpa mengorbankan laju roda perekonomian.

Baca Juga: Pemerintah Matangkan Rumusan Kebijakan WFH ASN dan Swasta

Pemerintah saat ini masih melakukan kajian teknis terkait sektor-sektor mana saja yang akan masuk dalam skema WFH serta mekanisme pelaksanaannya di lapangan. Rencananya, kebijakan tersebut akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat setelah seluruh persiapan matang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Rekomendasi
Festival Perahu Naga...
Festival Perahu Naga Bakal Meriahkan Lagi Puncak Liburan Musim Panas di Hong Kong
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
Berita Terkini
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved