Krisis Avtur Hantam Vietnam, Maskapai Pangkas Massal Jadwal Penerbangan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:37 WIB
loading...
Krisis Avtur Hantam...
Mulai 1 April 2026, sejumlah maskapai besar di Vietnam terpaksa melakukan pemangkasan rute dan frekuensi penerbangan secara besar-besaran, akibat lonjakan harga avtur imbas perang AS versus Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dunia penerbangan Asia Tenggara kembali diguncang kabar kurang sedap akibat diguncang krisis avtur . Mulai 1 April 2026, sejumlah maskapai penerbangan besar di Vietnam terpaksa melakukan pemangkasan rute dan frekuensi penerbangan secara besar-besaran, akibat lonjakan harga avtur imbas perang Amerika Serikat (AS) versus Iran .

Langkah drastis ini diambil menyusul lonjakan harga bahan bakar jet (avtur) yang kian tidak terkendali di pasar global. Laporan dari Nhan Dan, surat kabar resmi Partai Komunis Vietnam, menyebutkan bahwa kenaikan biaya operasional telah mencapai titik yang mengancam keberlangsungan bisnis maskapai nasional maupun swasta.

Baca Juga: Filipina Umumkan Darurat Energi, Purbaya Ungkap Kondisi di Indonesia

Maskapai bendera nasional, Vietnam Airlines memimpin langkah efisiensi ini dengan menangguhkan sedikitnya tujuh rute penerbangan domestik mulai awal April 2026. Manajemen memperingatkan bahwa pemangkasan bisa lebih ekstrem jika harga avtur terus merangkak naik ke kisaran USD160 hingga USD200 per barel.

Pada rute domestik, pengurangan volume penerbangan mencapai sebesar 12% hingga 26%. Sedangkan rute internasional akan mengalami pemotongan 4 hingga 18%. Pada akhirnya jika harga avtur menyentuh batas atas, maka total volume penerbangan akan dipangkas sebesar 10% hingga 20%.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Rekomendasi
Natasha Rizky Ungkap...
Natasha Rizky Ungkap Pernah Dibully saat SMP, Diancam Akan Dibunuh
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
Berita Terkini
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Senin 23 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved