10 Negara yang Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:36 WIB
loading...
10 Negara yang Menaikkan...
Seorang pria sedang mengisi bahan bakar motornya di sebuah pom bensin di Dhaka, Bangladesh, pada 9 Maret 2026. FOTO/Aljazeera
A A A
JAKARTA - Lonjakan harga energi akibat perang Amerika Serikat–Iran memaksa sejumlah negara berkembang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Negara-negara dengan ketergantungan impor tinggi menjadi yang paling terdampak oleh gejolak ini.

Profesor ekonomi Yeah Kim Leng menyebut negara berkembang menghadapi tekanan berlapis akibat krisis energi global. "Mereka menghadapi campuran kuat inflasi, tekanan mata uang, dan ketegangan fiskal," ujarnya dikutip dari Aljazeera, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga: Sebulan Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia Meroket Lebih 50%

Sejumlah negara seperti Pakistan, Bangladesh, dan Sri Lanka mengalami tekanan berat akibat ketergantungan tinggi pada impor energi dari kawasan Teluk Persia. Kondisi ini diperparah oleh gangguan pasokan akibat penutupan Selat Hormuz.

Di Pakistan, pemerintah menerapkan berbagai langkah penghematan energi, mulai dari penutupan sekolah hingga pemberlakuan kerja empat hari dalam sepekan. Perdana Menteri Shehbaz Sharif bahkan sempat menahan kenaikan harga BBM menjelang Idulfitri meski tekanan fiskal meningkat.



Sementara itu, Bangladesh menghadapi risiko kehabisan cadangan bahan bakar dalam hitungan hari, dengan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar dilaporkan mulai kehabisan stok. Di Sri Lanka, pemerintah menetapkan hari libur tambahan dan membatasi distribusi bahan bakar melalui sistem kuota.

Di kawasan Timur Tengah dan Afrika, negara seperti Mesir juga menaikkan harga BBM hingga 15–22 persen untuk menekan beban subsidi. Pemerintah setempat turut membatasi jam operasional pusat perbelanjaan dan mengurangi penerangan publik guna menghemat energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Rekomendasi
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Fangfang Ungkap Bukti...
Fangfang Ungkap Bukti Pernikahan Siri dengan Vicky Prasetyo, Dihadiri Keluarga
Waspada! Olahraga Berlebihan...
Waspada! Olahraga Berlebihan Ternyata Bisa Mengganggu Siklus Haid
Berita Terkini
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved