Lazada dan Pemkot Medan Kolaborasi Perkuat Digitalisasi UMKM
Minggu, 29 Maret 2026 - 10:10 WIB
loading...
Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dalam rangkaian pelatihan bertajuk UMKM Bangkit: Pelatihan Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Medan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Lazada Indonesia bersama Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan menyelenggarakan pelatihan strategi digital bagi 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendukung pemulihan ekonomi daerah serta mempercepat adopsi teknologi di kalangan pelaku usaha.
Pelatihan bertajuk "UMKM Bangkit: Pelatihan Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Medan" ini berlangsung di Medan, dan mencakup sesi edukatif seperti strategi berjualan online serta teknik fotografi produk untuk meningkatkan daya tarik di pasar digital.
"Pelaku UMKM harus berani memasarkan produknya, memahami strategi penjualan, dan memanfaatkan platform digital agar bisa berkembang dan naik kelas," ujar Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui keterangan resmi, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman
Rico menekankan sinergi antara pemerintah dan Lazada sebagai top-tier e-commerce memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala seperti perencanaan usaha yang belum matang, kurangnya pemahaman tentang strategi penjualan, hingga keterbatasan dalam memasarkan dan mempromosikan produk. Pemerintah Kota Medan pun berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM di daerah.
Sebanyak 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor, seperti fashion, kriya, dan berbagai produk unggulan lokal lainnya, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan toko online, strategi promosi digital, hingga praktik langsung membuat konten visual yang menarik guna meningkatkan performa penjualan di platform e-commerce.
"Kami memahami bahwa pemanfaatan platform digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bangkit dan berkembang. Melalui pelatihan ini, Lazada berkomitmen untuk tidak hanya membantu UMKM masuk ke ekosistem digital, tetapi juga memastikan mereka mampu mengoptimalkan potensi bisnisnya secara berkelanjutan," ujar Yovan Sudarma, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, dalam laporannya.
Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, yang turut hadir dalam acara tersebut menyoroti pentingnya peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian nasional sekaligus menekankan urgensi percepatan transformasi di sektor ini. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Lazada atas inisiatif pelatihan yang dinilai mampu mempercepat pemulihan ekonomi di Sumatera Utara.
"Transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan agar UMKM tetap relevan. Dengan dukungan pelatihan dan kolaborasi dengan Lazada seperti ini, kita berharap pelaku UMKM semakin siap beradaptasi, memperluas pasar, dan tumbuh secara berkelanjutan," ungkap Riza.
Baca Juga: BPOM Dorong UMKM Perkuat Standar Keamanan dan Pengujian Produk
Menurutnya, penguatan digitalisasi akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan efisiensi pelaku usaha, sehingga UMKM dapat lebih kompetitif di tengah perubahan pasar yang dinamis. Ia menegaskan bahwa di tengah arus digitalisasi dan persaingan yang semakin ketat, transformasi digital sudah menjadi keniscayaan, dan diperlukan instrumen serta dukungan yang tepat agar UMKM dapat lebih dekat dengan konsumen sekaligus mengoptimalkan proses bisnis secara lebih efisien.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lazada melalui inisiatif Naik KeLaz dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital, khususnya dalam mendukung pemulihan UMKM pascabencana di Sumatera. Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Kota Medan diharapkan dapat memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran, serta mengoptimalkan pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Pelatihan bertajuk "UMKM Bangkit: Pelatihan Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Medan" ini berlangsung di Medan, dan mencakup sesi edukatif seperti strategi berjualan online serta teknik fotografi produk untuk meningkatkan daya tarik di pasar digital.
"Pelaku UMKM harus berani memasarkan produknya, memahami strategi penjualan, dan memanfaatkan platform digital agar bisa berkembang dan naik kelas," ujar Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melalui keterangan resmi, Minggu (29/3/2026).
Baca Juga: Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Pengembangan Desa Wisata Pentingsari Sleman
Rico menekankan sinergi antara pemerintah dan Lazada sebagai top-tier e-commerce memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru. Ia mengungkapkan bahwa masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala seperti perencanaan usaha yang belum matang, kurangnya pemahaman tentang strategi penjualan, hingga keterbatasan dalam memasarkan dan mempromosikan produk. Pemerintah Kota Medan pun berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM di daerah.
Sebanyak 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor, seperti fashion, kriya, dan berbagai produk unggulan lokal lainnya, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan toko online, strategi promosi digital, hingga praktik langsung membuat konten visual yang menarik guna meningkatkan performa penjualan di platform e-commerce.
"Kami memahami bahwa pemanfaatan platform digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bangkit dan berkembang. Melalui pelatihan ini, Lazada berkomitmen untuk tidak hanya membantu UMKM masuk ke ekosistem digital, tetapi juga memastikan mereka mampu mengoptimalkan potensi bisnisnya secara berkelanjutan," ujar Yovan Sudarma, Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, dalam laporannya.
Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, yang turut hadir dalam acara tersebut menyoroti pentingnya peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian nasional sekaligus menekankan urgensi percepatan transformasi di sektor ini. Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Lazada atas inisiatif pelatihan yang dinilai mampu mempercepat pemulihan ekonomi di Sumatera Utara.
"Transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan agar UMKM tetap relevan. Dengan dukungan pelatihan dan kolaborasi dengan Lazada seperti ini, kita berharap pelaku UMKM semakin siap beradaptasi, memperluas pasar, dan tumbuh secara berkelanjutan," ungkap Riza.
Baca Juga: BPOM Dorong UMKM Perkuat Standar Keamanan dan Pengujian Produk
Menurutnya, penguatan digitalisasi akan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan efisiensi pelaku usaha, sehingga UMKM dapat lebih kompetitif di tengah perubahan pasar yang dinamis. Ia menegaskan bahwa di tengah arus digitalisasi dan persaingan yang semakin ketat, transformasi digital sudah menjadi keniscayaan, dan diperlukan instrumen serta dukungan yang tepat agar UMKM dapat lebih dekat dengan konsumen sekaligus mengoptimalkan proses bisnis secara lebih efisien.
Program pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lazada melalui inisiatif Naik KeLaz dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital, khususnya dalam mendukung pemulihan UMKM pascabencana di Sumatera. Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM di Kota Medan diharapkan dapat memperkuat kapasitas bisnis, meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran, serta mengoptimalkan pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
(nng)
Lihat Juga :