RI Setop Impor Solar Tahun Ini, Mentan Amran Genjot Hilirisasi Sawit Jadi B50
Senin, 30 Maret 2026 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Selain hilirisasi sawit, Mentan juga memaparkan Pemerintah mendorong akselerasi hilirisasi hasil pertanian lainnya menjadi biofuel, termasuk pengembangan bensin campuran etanol berbasis jagung, ubi, dan tebu, menyusul krisis energi global.
Baca Juga: Indonesia Bakal Setop Impor Solar per Semester II 2026, Begini Penjelasan Bahlil
Ia menyebut, langkah ini juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. "Ini adalah hasil tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden pada saat kita rapat minggu lalu sebelum beliau bertolak ke Jepang dan Korea Selatan. Beliau sampaikan kita melakukan akselerasi hilirisasi. Yang pertama, untuk sektor pertanian hilirisasi biofuel di saat kondisi geopolitik yang memanas kita butuh langkah cepat," katanya.
Mentan melanjutkan, hilirisasi sektor pertanian menjadi E20 akan berasal dari komoditas pertanian domestik seperti jagung, ubi, dan tebu yang dinilai sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Menurutnya, komoditas tersebut tersedia luas di berbagai daerah.
"Semua bisa tumbuh di Indonesia. Artinya ke depan bagaimana kita mandiri energi, mandiri pangan. Ini kita lakukan bersama-sama, kita bergerak bersama-sama," sebutnya.
Baca Juga: Indonesia Bakal Setop Impor Solar per Semester II 2026, Begini Penjelasan Bahlil
Ia menyebut, langkah ini juga sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. "Ini adalah hasil tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden pada saat kita rapat minggu lalu sebelum beliau bertolak ke Jepang dan Korea Selatan. Beliau sampaikan kita melakukan akselerasi hilirisasi. Yang pertama, untuk sektor pertanian hilirisasi biofuel di saat kondisi geopolitik yang memanas kita butuh langkah cepat," katanya.
Mentan melanjutkan, hilirisasi sektor pertanian menjadi E20 akan berasal dari komoditas pertanian domestik seperti jagung, ubi, dan tebu yang dinilai sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Menurutnya, komoditas tersebut tersedia luas di berbagai daerah.
"Semua bisa tumbuh di Indonesia. Artinya ke depan bagaimana kita mandiri energi, mandiri pangan. Ini kita lakukan bersama-sama, kita bergerak bersama-sama," sebutnya.
(akr)
Lihat Juga :