Perang AS-Iran Masuk Minggu ke-5: Harga Minyak Tembus USD115/Barel, Bursa Asia Bergolak, Krisis Pangan Mengintai Dunia!

Senin, 30 Maret 2026 - 20:24 WIB
loading...
A A A
"Saya pikir mereka tidak punya pertahanan di sana. Kita bisa mengambilnya dengan sangat mudah," ujar Trump.

Ia membandingkan rencana tersebut dengan langkah AS mengontrol industri minyak Venezuela 'tanpa batas waktu' sejak Januari lalu. Pernyataan ini dibalas dengan peringatan keras dari Ketua Parlemen Iran, yang menyebut pasukan mereka sedang 'menunggu tentara Amerika' seiring tibanya tambahan 3.500 pasukan AS di Timur Tengah.

Pakar pelayaran dan mantan direktur Maersk, Lars Jensen memperingatkan bahwa dampak perang ini bisa jauh lebih besar daripada krisis minyak tahun 1970-an. Selain energi, Jensen menyoroti ancaman serius pada sektor pangan.

"Sekitar 20% hingga 30% pupuk laut dunia berasal dari Teluk. Ini akan memicu kenaikan harga pangan yang sangat cepat, terutama di negara-negara miskin," jelas Jensen dari firma Vespucci Maritime.

Baca Juga: Krisis Selat Hormuz Makin Parah, Lebih dari 40 Negara Terapkan Darurat BBM

Sementara itu seorang mitra di firma investasi Downing, Judith McKenzie mengatakan dampak penuh dari perang AS-Iran ini belum sepenuhnya tercermin dalam rantai pasokan bahan bakar kepada konsumen. "Guncangan minyak tidak muncul secara instan," katanya kepada program Today BBC Radio 4.

"Jika kita bisa mendapatkan beberapa resolusi di teluk minggu ini, maka meskipun akan memerlukan sedikit waktu untuk pulih dan kita akan melihat lonjakan inflasi, hal itu bisa diperbaiki," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Ibunda Vega Darwanti...
Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia, Irfan Hakim Ceritakan Momen Haru Terakhir
Robot Lahbako-San Antar...
Robot Lahbako-San Antar UNEJ Jadi Juara Tiga KRAI 2026
Kejaksaan: Roy Suryo...
Kejaksaan: Roy Suryo Salah Alamat Minta Kejari Jaksel Batalkan Penetapan Tersangkanya
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved