Andalkan Nuklir dan EBT, Prancis-Spanyol Lebih Kebal Hadapi Krisis Energi
Selasa, 31 Maret 2026 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Di Eropa, harga gas acuan melonjak signifikan sejak awal konflik. Kenaikan ini mempertegas tekanan terhadap negara-negara yang bergantung pada impor energi fosil, terutama gas.
Baca Juga: Krisis Energi Global Kian Nyata, Rusia Setop Ekspor BBM Mulai 1 April 2026
Sebaliknya, Prancis mampu meredam dampak tersebut karena sekitar 65 persen listriknya berasal dari pembangkit nuklir, bahkan memungkinkan negara itu mengekspor kelebihan energi ke negara tetangga. Sementara Spanyol mengandalkan investasi besar pada energi angin dan surya untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.
IMF menilai guncangan energi ini berpotensi menjadi “pajak mendadak” bagi negara pengimpor energi, karena menekan daya beli dan meningkatkan inflasi. Bahkan, kenaikan harga energi yang berkelanjutan diperkirakan dapat mendorong inflasi global sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menegaskan bahwa ketidakpastian global saat ini menuntut dukungan lebih besar bagi negara-negara terdampak. IMF juga menyatakan kesiapan untuk membantu negara anggota jika krisis energi semakin memburuk.
Baca Juga: Krisis Energi Global Kian Nyata, Rusia Setop Ekspor BBM Mulai 1 April 2026
Sebaliknya, Prancis mampu meredam dampak tersebut karena sekitar 65 persen listriknya berasal dari pembangkit nuklir, bahkan memungkinkan negara itu mengekspor kelebihan energi ke negara tetangga. Sementara Spanyol mengandalkan investasi besar pada energi angin dan surya untuk menjaga stabilitas pasokan listrik.
IMF menilai guncangan energi ini berpotensi menjadi “pajak mendadak” bagi negara pengimpor energi, karena menekan daya beli dan meningkatkan inflasi. Bahkan, kenaikan harga energi yang berkelanjutan diperkirakan dapat mendorong inflasi global sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva menegaskan bahwa ketidakpastian global saat ini menuntut dukungan lebih besar bagi negara-negara terdampak. IMF juga menyatakan kesiapan untuk membantu negara anggota jika krisis energi semakin memburuk.
(nng)
Lihat Juga :