Krisis Energi Global, Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rumah Tangga 25%
Sabtu, 04 April 2026 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Sudah Saatnya Iran Mendeklarasikan Kemenangan, Ini 3 Alasannya
Meski belum mengalami gangguan pasokan secara langsung, Turki tetap terdampak oleh kenaikan harga energi global, terutama akibat terganggunya jalur pengiriman melalui Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital perdagangan minyak dunia.
Pemerintah Turki mengalokasikan anggaran sebesar USD6,87 miliar untuk subsidi energi pada 2026. Namun, angka tersebut berpotensi melonjak hingga USD20,86 miliar apabila krisis energi terus berlanjut.
Sejak konflik di kawasan Timur Tengah meningkat, harga minyak acuan Brent hampir dua kali lipat menjadi sekitar USD109 per barel. Kondisi ini turut diikuti kenaikan harga gas di Eropa, yang semakin menambah tekanan terhadap biaya energi global. Kebijakan penyesuaian tarif ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan energi domestik di tengah volatilitas pasar global.
Meski belum mengalami gangguan pasokan secara langsung, Turki tetap terdampak oleh kenaikan harga energi global, terutama akibat terganggunya jalur pengiriman melalui Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital perdagangan minyak dunia.
Pemerintah Turki mengalokasikan anggaran sebesar USD6,87 miliar untuk subsidi energi pada 2026. Namun, angka tersebut berpotensi melonjak hingga USD20,86 miliar apabila krisis energi terus berlanjut.
Sejak konflik di kawasan Timur Tengah meningkat, harga minyak acuan Brent hampir dua kali lipat menjadi sekitar USD109 per barel. Kondisi ini turut diikuti kenaikan harga gas di Eropa, yang semakin menambah tekanan terhadap biaya energi global. Kebijakan penyesuaian tarif ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan fiskal sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan energi domestik di tengah volatilitas pasar global.
(nng)
Lihat Juga :