Dominasi Dolar AS Terkikis, Transaksi Yuan di ASEAN Tembus Rp22.000 Triliun
Sabtu, 04 April 2026 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
NDB juga terus mendorong penggunaan yuan melalui penerbitan obligasi. Sepanjang 2025, NDB menerbitkan obligasi berdenominasi yuan senilai 25 miliar yuan atau sekitar USD3,6 miliar, yang menjadi penerbitan terbesar sejak pertama kali masuk pasar pada 2016.
Baca Juga: Ajukan Gencatan Senjata 48 Jam dengan Iran, AS Hampir Menyerah?
Sementara itu, tren diversifikasi cadangan devisa juga terlihat di Brasil. Bank sentral negara tersebut mencatat porsi aset dalam dolar AS turun menjadi 72% pada akhir 2025 dari 78,45% pada tahun sebelumnya, level terendah sepanjang sejarah.
Meski Presiden AS Donald Trump sempat mengancam tarif hingga 100% bagi negara-negara BRICS yang mengurangi penggunaan dolar, data menunjukkan tren dedolarisasi tetap berlanjut. Sejumlah analis menilai pergeseran ini bersifat struktural, seiring berkembangnya pasar keuangan alternatif dan meningkatnya peran ekonomi negara-negara berkembang dalam sistem global.
Baca Juga: Ajukan Gencatan Senjata 48 Jam dengan Iran, AS Hampir Menyerah?
Sementara itu, tren diversifikasi cadangan devisa juga terlihat di Brasil. Bank sentral negara tersebut mencatat porsi aset dalam dolar AS turun menjadi 72% pada akhir 2025 dari 78,45% pada tahun sebelumnya, level terendah sepanjang sejarah.
Meski Presiden AS Donald Trump sempat mengancam tarif hingga 100% bagi negara-negara BRICS yang mengurangi penggunaan dolar, data menunjukkan tren dedolarisasi tetap berlanjut. Sejumlah analis menilai pergeseran ini bersifat struktural, seiring berkembangnya pasar keuangan alternatif dan meningkatnya peran ekonomi negara-negara berkembang dalam sistem global.
(nng)
Lihat Juga :