Uni Eropa Curi Harta Moskow? Bunga Aset Rusia Rp27,36 Triliun Dipakai Bayar Utang Ukraina

Minggu, 05 April 2026 - 10:33 WIB
loading...
Uni Eropa Curi Harta...
Uni Eropa (UE) kembali memanfaatkan aset Rusia yang dibekukan untuk diberikan kepada Ukraina dalam bentuk paket bantuan finansial. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) kembali memanfaatkan aset Rusia yang dibekukan untuk diberikan kepada Ukraina dalam bentuk paket bantuan finansial. Kali ini Komisi Eropa mengambil 1,4 miliar euro atau sekitar Rp27,36 triliun (dengan kurs Rp19.546 per USD) dari hasil keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan.

Langkah ini memicu reaksi keras dari Moskow yang berulang kali menyebut penggunaan dana tersebut sebagai tindakan pencurian terang-terangan. Sejak perang Rusia vs Ukraina pecahpada 2022, negara-negara Barat telah membekukan aset kedaulatan Rusia senilai kurang lebih USD300 miliar. Mayoritas dana tersebut tersimpan di lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Belgia.

Uni Eropa menggunakan celah hukum dengan menyatakan bahwa bunga atau pendapatan tahunan yang dihasilkan dari aset tersebut adalah 'keuntungan tidak terduga' (windfall profits). Menurut Brussel, bunga ini secara hukum tidak termasuk dalam aset kedaulatan yang dilarang untuk disita.

Baca Juga: Bak Rampasan Perang, Eropa Mau Bagi-bagi Aset Beku Rusia

Paket bantuan UE kepada Ukraina ini merupakan yang keempat kalinya yang menggunakan bunga dari dana Rusia yang dibekukan. Paket sebelumnya disalurkan pada Agustus 2025.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Rekomendasi
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Trump Tuntut Ukraina...
Trump Tuntut Ukraina Bayar Kembali Rp8.184 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved