PLN EPI Gandeng Kalimantan Powerindo Perkuat Rantai Pasok Bioenergi
Minggu, 05 April 2026 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Rudy memaparkan bahwa Kalimantan berpeluang besar menjadi hub energi dan logistik biomassa. Di sekitar area PT Kalimantan Powerindo terdapat konsentrasi sumber energi dari tambang dan pabrik kelapa sawit yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pasokan biomassa.
“Pemanfaatan limbah padat dari pengolahan kelapa sawit menyimpan potensi ekonomi dan lingkungan yang sangat besar, namun saat ini masih terfragmentasi. Pendekatan hub terintegrasi di Kalimantan Timur dapat mendorong pengembangan dan pengelolaan rantai pasok serta penerapan sistem transportasi efisien untuk pengumpulan, pengolahan, dan distribusi. Model ini akan meningkatkan nilai tambah (economic upscale), memperkuat ketahanan pasokan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor, serta membuka peluang ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” demikian Rudy menambahkan.
Baca Juga: Jelang Lebaran, PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Pembangkit Aman
Melalui kerja sama ini, PLN EPI dan Kalimantan Powerindo akan menjajaki pengembangan biomass hub di Kalimantan Timur, termasuk pemanfaatan berbagai jenis bahan baku seperti cangkang sawit (palm kernel shell/PKS), empty fruit bunch (EFB), biomassa kayu, hingga bioCNG.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan untuk program cofiring PLTU, tetapi juga menjadi model pengembangan bioenergi terintegrasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan sinergi ini, PLN EPI menegaskan perannya sebagai penggerak utama ekosistem bioenergi nasional mengubah potensi sumber daya lokal menjadi kekuatan strategis untuk ketahanan energi, sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju masa depan energi yang mandiri, dan berkelanjutan.
“Pemanfaatan limbah padat dari pengolahan kelapa sawit menyimpan potensi ekonomi dan lingkungan yang sangat besar, namun saat ini masih terfragmentasi. Pendekatan hub terintegrasi di Kalimantan Timur dapat mendorong pengembangan dan pengelolaan rantai pasok serta penerapan sistem transportasi efisien untuk pengumpulan, pengolahan, dan distribusi. Model ini akan meningkatkan nilai tambah (economic upscale), memperkuat ketahanan pasokan untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor, serta membuka peluang ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” demikian Rudy menambahkan.
Baca Juga: Jelang Lebaran, PLN EPI Pastikan Pasokan Energi Primer Pembangkit Aman
Melalui kerja sama ini, PLN EPI dan Kalimantan Powerindo akan menjajaki pengembangan biomass hub di Kalimantan Timur, termasuk pemanfaatan berbagai jenis bahan baku seperti cangkang sawit (palm kernel shell/PKS), empty fruit bunch (EFB), biomassa kayu, hingga bioCNG.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan untuk program cofiring PLTU, tetapi juga menjadi model pengembangan bioenergi terintegrasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan sinergi ini, PLN EPI menegaskan perannya sebagai penggerak utama ekosistem bioenergi nasional mengubah potensi sumber daya lokal menjadi kekuatan strategis untuk ketahanan energi, sekaligus mempercepat langkah Indonesia menuju masa depan energi yang mandiri, dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :