Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Selasa, 07 April 2026 - 22:28 WIB
loading...
A
A
A
Redma juga menambahkan, bahwa sektor retail juga akan terdapat penyesuaian harga. Kenaikan harga barang jadi retail bisa sampai dengan 10%.
Dari sisi permintaan pasar, APSyFI melihat masih dalam level yang stabil dengan kecenderungan permintaan meningkat karena kenaikan harga bahan baku impor juga jadi lebih tinggi dari produk lokal. “Hingga saat ini bahan baku baik untuk polyester maupun rayon yang diproduksi di dalam negeri belum ada kendala, barangnya ada, hanya harganya yang tinggi,” jelasnya.
Baca Juga: Mau Bikin BUMN Tekstil Baru, Pemerintah Siapkan Dana Rp101 Triliun
Kendati demikian, Redma menekankan secara keseluruhan tingkat utilisasi nasional produsen polyester masih dibawah 40 persen dan utilisasi produsen rayon sekitar 70%. “Belum bisa jalan full karena yang sudah berhenti tidak mau jalan lagi selama pemerintah membiarkan praktik unfair terus terjadi di pasar domestik,” terang Redma.
Sehingga saat ini para produsen yang masih beroperasi hanya dapat melayani konsumen eksisting. Sedangkan mereka yang biasa menggunakan bahan baku impor tidak diprioritaskan.
(akr)
Lihat Juga :