Bantu Lembaga Pendidikan, InfraDigital Gandeng CICIL Luncurkan Dana Talangan
Jum'at, 18 September 2020 - 22:53 WIB
loading...
Jaringan IDN menggandeng CICIL (cicil.co.id) perusahaan fintech yang terdaftar di OJK dalam meluncurkan produk Dana Talangan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - InfraDigital Nusantara, dikenal juga Jaringan IDN merupakan startup yang membantu lembaga pendidikan Indonesia dalam digitalisasi keuangan dan pembayaran, menggandeng CICIL (cicil.co.id) perusahaan fintech yang terdaftar di OJK dalam meluncurkan produk Dana Talangan. Dana Talangan hadir untuk membantu meringankan beban keuangan lembaga pendidikan Indonesia di tengah krisis pandemi yang melanda.
(Baca Juga: BEI Dorong Perusahaan Rintisan Cemplung ke Pasar Modal Indonesia )
Dana talangan dapat diperuntukkan untuk kebutuhan darurat, seperti membayar tagihan listrik, menggaji guru, persiapan pendaftaran, hingga kebutuhan pembangunan/infrastruktur. Saat ini, pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) menjadi masa krisis bagi semua kalangan.
Banyak orang yang mengalami penurunan pendapatan hingga kehilangan mata pencaharian. Dampaknya, tidak sedikit wali siswa mengalami kesulitan dalam membayar biaya pendidikan yang berdampak pada keuangan sekolah yang kurang stabil.
![Bantu Lembaga Pendidikan, InfraDigital Gandeng CICIL Luncurkan Dana Talangan]()
Indah Maryani selaku Founder dan COO InfraDigital Nusantara mengatakan, bahwa Dana Talangan sebagai bentuk kerjasama antara InfraDigital Nusantara dan CICIL hadir dalam rangka membantu lembaga pendidikan, terutama yang mengalami kesulitan dalam hal keuangan.
“Skema Dana Talangan kami buat seaman dan semudah mungkin untuk lembaga pendidikan, dengan harapan produk ini benar-benar dapat membantu mereka terutama dalam masa sulit ini. Kedepannya pembiayaan tidak terbatas hanya untuk kebutuhan operasional, tapi difokuskan untuk pengembangan infrastruktur lembaga pendidikan juga," jelasnya lebih lanjut.
(Baca Juga: BEI Dorong Perusahaan Rintisan Cemplung ke Pasar Modal Indonesia )
Dana talangan dapat diperuntukkan untuk kebutuhan darurat, seperti membayar tagihan listrik, menggaji guru, persiapan pendaftaran, hingga kebutuhan pembangunan/infrastruktur. Saat ini, pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) menjadi masa krisis bagi semua kalangan.
Banyak orang yang mengalami penurunan pendapatan hingga kehilangan mata pencaharian. Dampaknya, tidak sedikit wali siswa mengalami kesulitan dalam membayar biaya pendidikan yang berdampak pada keuangan sekolah yang kurang stabil.

Indah Maryani selaku Founder dan COO InfraDigital Nusantara mengatakan, bahwa Dana Talangan sebagai bentuk kerjasama antara InfraDigital Nusantara dan CICIL hadir dalam rangka membantu lembaga pendidikan, terutama yang mengalami kesulitan dalam hal keuangan.
“Skema Dana Talangan kami buat seaman dan semudah mungkin untuk lembaga pendidikan, dengan harapan produk ini benar-benar dapat membantu mereka terutama dalam masa sulit ini. Kedepannya pembiayaan tidak terbatas hanya untuk kebutuhan operasional, tapi difokuskan untuk pengembangan infrastruktur lembaga pendidikan juga," jelasnya lebih lanjut.
Lihat Juga :