Pelajar Tak Beli Seragam Baru, Industri Benang Jadi Kusut

Sabtu, 19 September 2020 - 07:30 WIB
loading...
Pelajar Tak Beli Seragam...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Meski saat ini industri benang jahit masih berdiri kokoh, tetapi Direktur Utama PT Sanda Wahono Saputra mengatakan bahwa pandemi Covid-19 cukup memberikan pukulan. Pendapatan perusahaannya dibandingkan sebelum masa pandemi rata-rata menurun dari -20 hingga -30%.

Bukan hanya pendapatan, angka penjualan pun masih minus. Dia mengatakan, hal ini karena serapan market tidak sebanyak sebelum masa pandemi. Terlebih, di daerah seperti DKI Jakarta yang size market-nya besar, tapi penurunannya cukup drastis.

"Jadi hal ini tidak bisa dipungkiri, kenapa? Contohnya produk pakaian jadi seperti seragam sekolah. Itu permintaannya sangat terpukul karena banyak pelajar yang tidak membeli seragam baru. Ini sangat berdampak pada permintaan pakaian jadi dan benang jahit," ujar Wahono dalam IDX Channel Live di Jakarta, Jumat (18/9/2020). ( Baca juga:Menperin Sebut Jumlah Pekerja Pabrik yang Tertular Covid-19 Berkisar 2% )

Untuk itu, dalam menghadapi pandemi ini, PT Sanda menggunakan inovasi dan efisiensi sebagai strategi untuk bertahan. Pertama, mereka menerapkan fleksibilitas yang lebih tinggi.

"Sebelum pandemi, ada beberapa produk yang kami tidak produksi, atau kami produksi dalam kuantitas rendah. Jadi kami mencoba memproduksi barang-barang baru atau barang yang permintaan sebelumnya kami tidak penuhi," jelas Wahono.

Selain fleksibilitas produk, Wahono mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan penghematan atau efisiensi. "Kami memajukan schedule untuk overhaul mesin, sehingga kalau akhir tahun situasi sudah menuju normal, kami bisa langsung lari tanpa harus berpikir untuk servis-servis lagi. Selain itu, kami juga melakukan efisiensi dalam bentuk penghematan listrik," lanjutnya.

Untuk karyawan, sebelumnya pabrik Sanda bekerja 24 jam, dan saat ini dibagi menjadi dua shift per hari. Saat ini, satu shift masih kosong karena kondisi pasar belum kembali seperti normal.

"Kami juga melihat kondisi pasar sampai bisa kembali ke 24 jam kerja. Ada beberapa karyawan yang kami terpaksa rumahkan, tapi sebisa mungkin jumlahnya kami minimalkan," ungkap Wahono. ( Baca juga:Luhut: Tiga Bulan ke Depan Jadi Critical Time Penanganan Corona )

Dia mengakui, bahwa saat ini pihaknya tertolong dengan restrukturisasi dari bank-bank yang bermitra dengan perusahaan, serta bantuan tunjangan Rp600 ribu per bulan untuk karyawan yang terdampak atau dirumahkan.

"Ini membantu kami meng-handle cash flow untuk saat ini," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
18 Sekolah Ikut Kejuaraan...
18 Sekolah Ikut Kejuaraan Fun Atletik ABK 2026, Dorong Olahraga Inklusif di Indonesia
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
KGSB dan Prodi Ilmu...
KGSB dan Prodi Ilmu Komunikasi UAI Perkuat Kapasitas Guru Lewat Public Relations Workshop
Rekomendasi
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved