Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem Renewable Energy Certificate Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB
loading...
Surveyor Indonesia dan...
Melalui kerja sama ini, PTSI mengambil peran sentral sebagai Guardian of Assurance dalam industri TIC, khususnya dalam memastikan kredibilitas dan integritas ekosistem REC. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Surveyor Indonesia (Persero) (PTSI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX) dalam rangka penguatan Testing, Inspection, and Certification (TIC) serta pengembangan dan penguatan ekosistem Renewable Energy Certificate (REC) di Indonesia. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong terbentuknya sistem REC nasional yang kredibel, transparan, dan berintegritas, sekaligus selaras dengan standar internasional dan kebutuhan pasar energi berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, PTSI mengambil peran sentral sebagai Guardian of Assurance dalam industri TIC, khususnya dalam memastikan kredibilitas dan integritas ekosistem REC. Peran ini diwujudkan melalui penguatan fungsi verifikasi dan sertifikasi atas atribut energi terbarukan, pengembangan sistem registri yang dapat ditelusuri, serta penguatan tata kelola dan mekanisme pasar yang akuntabel.

Dalam konteks ini, PTSI juga memperkuat peran Lembaga Penilai Kesesuaian (LPK) sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas, ketertelusuran, dan integritas instrumen keberlanjutan. Baca Juga: Surveyor Indonesia Perkuat Peran ESG Assurance untuk Dorong Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Hijau

Direktur Utama Fajar Wibhiyadi menyampaikan, bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kolektif dalam menjawab tantangan transisi energi dan tuntutan global terhadap praktik keberlanjutan. “Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga, khususnya dalam mendukung penguatan pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, serta pengembangan ekosistem renewable energy di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kolaborasi ini penting untuk memastikan Indonesia mampu membangun ekosistem keberlanjutan yang kredibel, transparan, dan berintegritas, serta selaras dengan kebijakan nasional dan praktik internasional.

Dengan adanya kerja sama ini, industri dan pelaku usaha memiliki akses terhadap instrumen REC yang terverifikasi dan diakui, sehingga dapat secara langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan dekarbonisasi dan komitmen ESG. Pelaku usaha juga memiliki dasar yang lebih kuat dalam penyusunan pelaporan keberlanjutan dan akuntansi emisi, yang pada gilirannya meningkatkan kredibilitas di mata investor dan mitra global.

Di sisi pasar, integrasi antara sistem verifikasi dan mekanisme bursa menciptakan transaksi REC yang lebih transparan, akuntabel, dan dapat ditelusuri, sehingga memperkuat kepercayaan dan likuiditas pasar.

Baca Juga: Data Perdagangan Berjangka Kuartal I/2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp12.477 Triliun

Secara ekonomi, kolaborasi ini membuka kanal konkret bagi pengembangan instrumen pembiayaan hijau, sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem perdagangan energi terbarukan yang terstruktur. Hal ini secara langsung mendorong efisiensi biaya transisi energi bagi industri, serta memperluas peluang investasi pada sektor energi bersih.

Sementara itu bagi masyarakat, penguatan ekosistem energi terbarukan melalui mekanisme REC berkontribusi pada peningkatan pemanfaatan energi bersih, yang berdampak pada kualitas lingkungan, sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru dalam rantai nilai energi berkelanjutan.

Nota Kesepahaman ini juga mencakup penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta peningkatan kapasitas pemangku kepentingan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi, guna memastikan kesiapan implementasi sistem keberlanjutan secara menyeluruh.

Sebagai bagian dari holding BUMN jasa survei, PTSI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan TIC yang andal guna memastikan setiap instrumen keberlanjutan memiliki kredibilitas tinggi dan diakui secara global. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mendukung agenda nasional menuju ekonomi hijau yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Implementasi ESG, Dunia...
Implementasi ESG, Dunia Usaha Perlu Mitigasi Perubahan Iklim Secara Terukur
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
Ditengah Krisis Timur...
Ditengah Krisis Timur Tengah, ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah
Transaksi Emas Digital...
Transaksi Emas Digital ICDX Melonjak 246% di Kuartal I-2026
Surveyor Indonesia Perkuat...
Surveyor Indonesia Perkuat Peran ESG Assurance untuk Dorong Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Hijau
Data Perdagangan Berjangka...
Data Perdagangan Berjangka Kuartal I/2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp12.477 Triliun
IDSurvey dan Universitas...
IDSurvey dan Universitas Ary Ginanjar Cetak Generasi Emas Berkarakter
Surveyor Gelar Pelatihan...
Surveyor Gelar Pelatihan Bela Negara di Bogor
Ribuan Lowongan BUMN...
Ribuan Lowongan BUMN Surveyor Indonesia, Lulusan SMA-D3 Usia Maksimal 45 Tahun
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved