Bahlil Pastikan Indonesia Dapat Pasokan Minyak Mentah dan LPG dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 21:25 WIB
loading...
Bahlil Pastikan Indonesia...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia memperoleh komitmen pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia. FOTO/BPMI Setpres
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan Indonesia memperoleh komitmen pasokan minyak mentah dan LPG dari Rusia sebagai bagian dari penguatan ketahanan energi nasional. Langkah ini dilakukan di tengah tekanan pasar energi global akibat ketidakpastian geopolitik.

"Kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude kita untuk kita tambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," ujar Bahlil usai pertemuan dengan Menteri Energi Rusia, dikutip dari Keterangan Pers Kementerian ESDM, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: Pengecualian Sanksi AS, India Banjir Minyak Rusia Melonjak 90%

Kesepakatan tersebut dicapai setelah pertemuan Bahlil dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev serta sejumlah perusahaan energi Rusia seperti Rosneft, Zarubezhneft, Ruschem, dan Lukoil. Pembahasan mencakup kerja sama pasokan energi hingga pengembangan infrastruktur kilang dan penyimpanan minyak mentah di Indonesia.

Bahlil menjelaskan kerja sama ini akan dijalankan melalui skema antarpemerintah (G2G) dan business-to-business (B2B). Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan kepastian pasokan energi nasional, khususnya minyak mentah dan LPG, dalam jangka panjang.



Menurut Bahlil, dinamika geopolitik global yang memicu fluktuasi harga dan pasokan energi mendorong Indonesia untuk mencari mitra strategis baru. Rusia dinilai memiliki posisi penting sebagai salah satu produsen energi utama dunia yang dapat mendukung kebutuhan domestik.

Presiden Prabowo Subianto turut menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan strategis dengan Rusia, khususnya di sektor energi. Dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Karena itu kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan, dan terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Prabowo dan Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Keamanan dan Stabilitas Kawasan

Sementara itu, Putin menyatakan hubungan kedua negara terus berkembang dan membuka peluang baru, termasuk setelah Indonesia bergabung dalam BRICS. Ia menegaskan Rusia siap memperkuat kolaborasi di sektor strategis, terutama energi.

Di tingkat teknis, Rusia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung Indonesia dalam pengembangan sektor energi, termasuk penyediaan minyak dan gas, pembangunan fasilitas penyimpanan, hingga peluang kerja sama pembangkit listrik tenaga nuklir.

Selain impor energi, Indonesia juga membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan Rusia, mencakup pengembangan kilang, penyimpanan minyak mentah, hingga pemanfaatan energi bersih. Pemerintah menilai diversifikasi sumber energi menjadi kunci untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Rekomendasi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved