Kopdes Merah Putih Buka Ribuan Lowongan Kerja, Ini Link Pendaftarannya
Rabu, 15 April 2026 - 17:05 WIB
loading...
Pemerintah mulai membuka lowongan kerja untuk posisi Manager Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mulai membuka lowongan kerja untuk posisi Manager Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan. Sebanyak 35.476 lapangan pekerjaan dibuka dengan pendaftaran tahap pertama dibuka mulai hari ini, Rabu (15/4/2026), dan akan berlangsung hingga 24 April 2026.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Panitia Seleksi Nasional di phtc.panselnas.go.id. Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan dengan syarat usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.
"Program ini sekarang sudah memerlukan sumber daya manusia, karena itu panitia Seleksi Nasional SDM PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia ikut serta dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar dia dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: 35.000 Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Mulai Hari Ini
Menurut Zulhas, kebutuhan sumber daya manusia meningkat seiring percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi tersebut mencapai lebih dari 30 ribu unit pada Juni hingga Juli mendatang.
Dari total lowongan yang dibuka, sebanyak 30.000 posisi dialokasikan untuk Manajer Kopdes Merah Putih, sementara 5.476 lainnya untuk Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh posisi akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan tidak dipungut biaya dalam pendaftarannya.
"Kami tegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun, karena sudah mulai 6 bulan yang lalu di media sosial banyak sekali informasi tidak benar, biaya sekian, suruh mendaftar. Makanya kami lakukan ini, seluruh seleksi tidak dipungut biaya apapun," jelas Zulhas.
Baca Juga: Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India, Bisa Gerus PDB hingga Rp39 Triliun
Namun demikian, Zulhas belum menyampaikan berapa besaran gaji yang dijanjikan. Ia hanya menyebutkan jika gaji akan diberikan sesuai dengan tingkat pendidikan para pelamar. "Gajinya nanti. Ya kan ada D3, D4, S1 ntar lah ya. Gajinya bisa diikutin, bisa diikutin. Kita kan enggak ikut sampai rupiahnya," pungkasnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Panitia Seleksi Nasional di phtc.panselnas.go.id. Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan dengan syarat usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.
"Program ini sekarang sudah memerlukan sumber daya manusia, karena itu panitia Seleksi Nasional SDM PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat) akan membuka rekrutmen untuk putra-putri terbaik Indonesia ikut serta dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar dia dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: 35.000 Lowongan Kerja Kopdes Merah Putih Dibuka, Pendaftaran Mulai Hari Ini
Menurut Zulhas, kebutuhan sumber daya manusia meningkat seiring percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan jumlah koperasi tersebut mencapai lebih dari 30 ribu unit pada Juni hingga Juli mendatang.
Dari total lowongan yang dibuka, sebanyak 30.000 posisi dialokasikan untuk Manajer Kopdes Merah Putih, sementara 5.476 lainnya untuk Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh posisi akan berstatus sebagai pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan tidak dipungut biaya dalam pendaftarannya.
"Kami tegaskan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun, karena sudah mulai 6 bulan yang lalu di media sosial banyak sekali informasi tidak benar, biaya sekian, suruh mendaftar. Makanya kami lakukan ini, seluruh seleksi tidak dipungut biaya apapun," jelas Zulhas.
Baca Juga: Agrinas Impor 105.000 Pikap dari India, Bisa Gerus PDB hingga Rp39 Triliun
Namun demikian, Zulhas belum menyampaikan berapa besaran gaji yang dijanjikan. Ia hanya menyebutkan jika gaji akan diberikan sesuai dengan tingkat pendidikan para pelamar. "Gajinya nanti. Ya kan ada D3, D4, S1 ntar lah ya. Gajinya bisa diikutin, bisa diikutin. Kita kan enggak ikut sampai rupiahnya," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :