Purbaya Bawa Kabar Gembira dari Washington: S&P Pertahankan Rating RI Tetap Triple B
Kamis, 16 April 2026 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
"Itu 2,9 persen pada waktu kita laporan awal tapi di angka pp nanti kira-kira di angka 2,8 persen. Saya sebutkan indikasi itu jadi mereka sangat positif dengan rasio seperti itu dan yang terpenting adalah mereka melihat bahwa pertumbuhan kita membaik di triwulan ke IV dibanding sebelumnya. Itu mungkin alasan mereka memberi konfirmasi saya kemarin bahwa outlook peringkat kita tetap stabil," tambah Purbaya.
Baca Juga: Purbaya: IMF hingga Bank Dunia Puji Strategi Fiskal Pemerintahan Prabowo
"Mereka mendiskusikan lebih dalam bahwa rating, pembayaran bunga, dibanding incomenya di atas 15 persen, Saya bilang itu akan kita monitoring terus dan pastikan keadaan ekonomi tetap baik dan fiskal akan tetap kita jaga dan tidak memburuk dari sisi pembayaran
Mengenai adanya rating yang menyatakan bahwa Indonesia memiliki resiko yang tinggi di kawasan Asia, Purbaya meluruskan bahwa penilaian itu mengacu pada laporan yang diberikan pada jari sebelumnya sebelum digelarnya pertemuan bersama S&P
"Jadi saya kan meetingnya hari selasa (14/4), mereka meng assesment ulang dan ketika saya meeting dengan mereka akhirnya memberikan konfirmasi bahwa memang outlook kita tidak berubah masih stable dengan rating Triple B. Jadi intinya dari situ kita bukan yang lemah dari sisi fiskal," bebernya.
Purbaya juga menegaskan secara keseluruhan lembaga pemeringkat Standard and Poors (S&P) memberikan pandangan positif terhadap Ekonomi Indonesia. "Kalau message dari mereka clear dan mereka Juli akan datang ke Indonesia untuk mendiskusikan hingga menilai kondisi ekonomi maupun anggaran secara keseluruhan," pungkas Purbaya.
Baca Juga: Purbaya: IMF hingga Bank Dunia Puji Strategi Fiskal Pemerintahan Prabowo
"Mereka mendiskusikan lebih dalam bahwa rating, pembayaran bunga, dibanding incomenya di atas 15 persen, Saya bilang itu akan kita monitoring terus dan pastikan keadaan ekonomi tetap baik dan fiskal akan tetap kita jaga dan tidak memburuk dari sisi pembayaran
Mengenai adanya rating yang menyatakan bahwa Indonesia memiliki resiko yang tinggi di kawasan Asia, Purbaya meluruskan bahwa penilaian itu mengacu pada laporan yang diberikan pada jari sebelumnya sebelum digelarnya pertemuan bersama S&P
"Jadi saya kan meetingnya hari selasa (14/4), mereka meng assesment ulang dan ketika saya meeting dengan mereka akhirnya memberikan konfirmasi bahwa memang outlook kita tidak berubah masih stable dengan rating Triple B. Jadi intinya dari situ kita bukan yang lemah dari sisi fiskal," bebernya.
Purbaya juga menegaskan secara keseluruhan lembaga pemeringkat Standard and Poors (S&P) memberikan pandangan positif terhadap Ekonomi Indonesia. "Kalau message dari mereka clear dan mereka Juli akan datang ke Indonesia untuk mendiskusikan hingga menilai kondisi ekonomi maupun anggaran secara keseluruhan," pungkas Purbaya.
(akr)
Lihat Juga :