Laba Melejit 216,70% di 2025, DADA Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 07:29 WIB
loading...
Laba Melejit 216,70%...
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) berhasil meraih laba neto yang melejit sebesar 216,70% secara tahunan (year-on-year/YoY), dari Rp1,11 miliar pada 2024 menjadi Rp3,51 miliar di 2025. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2025. Mereka berhasil meraih laba neto yang melejit sebesar 216,70% secara tahunan (year-on-year/YoY), dari Rp1,11 miliar pada 2024 menjadi Rp3,51 miliar di 2025.

Kenaikan signifikan ini mencerminkan semakin kuatnya fundamental usaha Perseroan. Hal ini yang didorong keberhasilan strategi dalam mengoptimalkan aset serta meningkatkan kontribusi dari aktivitas operasional yang produktif dan berkelanjutan. Baca juga: Danantara Bidik Investasi Rp750 Triliun dari Dividen BUMN

Selain pertumbuhan tahunan, Perseroan juga mencatatkan akselerasi kinerja yang kuat pada Kuartal IV 2025 dengan pertumbuhan sebesar 233,86% secara kuartalan (QoQ) dibandingkan Kuartal III 2025, serta meningkat 216,70% secara tahunan (YoY) dibandingkan Kuartal IV 2024. Sejalan dengan capaian tersebut, manajemen memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2 miliar kepada para pemegang saham sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan.

Direktur DADA Bayu Setiawan mengatakan, capaian ini merupakan hasil dari implementasi strategi yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun. Pertumbuhan laba yang signifikan pada tahun 2025 mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam mengoptimalkan aset dan memperkuat kinerja operasional. ”Pembagian dividen ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan imbal hasil kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek usaha ke depan,” katanya, Rabu (22/4/2026).

Kinerja positif Perseroan didorong meningkatnya kontribusi dari proyek-proyek komersial yang telah beroperasi, optimalisasi aset yang lebih produktif, serta penguatan pendapatan berulang (recurring income) sebagai salah satu pilar utama stabilitas bisnis. Dengan struktur keuangan yang sehat dan arus kas yang terjaga, Perseroan memiliki ruang untuk terus melakukan ekspansi usaha secara selektif dan terukur, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pengembalian kepada pemegang saham.

Memasuki tahun ini, DADA menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui beberapa strategi utama. Pertama, penguatan kinerja kawasan komersial eksisting. Kedua, penambahan tenant strategis guna meningkatkan okupansi dan produktivitas aset.

Ketiga, optimalisasi pendapatan berulang sebagai penopang stabilitas jangka panjang. Keempat, pengembangan kerja sama operasi dengan mitra strategis dalam rangka mendorong ekspansi dan pengembangan bisnis Perseroan. Baca juga: DADA Gandeng Al Azhar Syifa Budi Kembangkan Pendidikan Berbasis Global

Dengan fundamental yang semakin kuat dan momentum pertumbuhan yang terjaga, Perseroan optimistis tahun 2026 akan menjadi fase akselerasi yang lebih agresif dibandingkan tahun sebelumnya. “DADA meyakini bahwa kombinasi antara pertumbuhan kinerja yang konsisten dan kebijakan dividen yang berkelanjutan akan semakin memperkuat kepercayaan investor serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan...
Cuan Maksimal! PGN Pertahankan Rasio Dividen 80% Senilai US$ 172,29 Juta
Jaga Resiliensi Pertumbuhan,...
Jaga Resiliensi Pertumbuhan, MDLA Bagikan Dividen dan Tetapkan Susunan Direksi Baru
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Lippo Cikarang Bukukan...
Lippo Cikarang Bukukan Marketing Sales Rp491 Miliar di 1Q26, Pendapatan Rp760 Miliar
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Kinerja Positif, Bea...
Kinerja Positif, Bea Cukai Sumbagbar Tingkatkan Penerimaan dan Pengawasan
Rekomendasi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved