Perkuat Ekosistem Kripto, Indodax Ekspansi ke Bali
Kamis, 23 April 2026 - 09:48 WIB
loading...
Platform jual beli kripto Indodax memperluas operasionalnya di Bali sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem nasional. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Industri aset kripto di Indonesia terus didorong agar tumbuh lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan seiring meningkatnya adopsi masyarakat. Platform jual beli kripto Indodax memperluas operasionalnya di Bali sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem nasional.
"Bali bukan hanya lokasi ekspansi bagi Indodax. Bali adalah tempat cikal bakal lahirnya industri kripto di Indonesia dua belas tahun lalu, sekaligus epicentrum awal pertumbuhan inovasi kripto nasional," ujar CEO Indodax, William Sutanto dalam keterangan pers, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak Imbas Tol Kripto, Indodax Soroti Dampak ke Ekonomi
Peresmian kantor operasional di Bali pada 22 April 2026 ini tidak hanya menjadi langkah ekspansi, tetapi juga simbol penguatan posisi strategis perusahaan di wilayah yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri kripto di Indonesia sejak 2014.
Menurut William, pertumbuhan industri kripto harus diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat agar proses adopsi berjalan sehat dan tidak sekadar mengikuti tren. Edukasi dinilai menjadi kunci untuk membangun kepercayaan sekaligus menjaga stabilitas pasar aset digital.
Bali dinilai memiliki posisi strategis sebagai hub global dengan ekosistem kreatif dan digital yang dinamis. Wilayah ini juga menjadi pusat berkembangnya komunitas blockchain serta rutin menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional seperti Coinfest Asia.
Selain memperluas kapasitas operasional, kantor baru ini juga difungsikan sebagai pusat interaksi dengan pengguna melalui layanan customer support yang lebih responsif, baik secara daring maupun luring.
Baca Juga: Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46%
Indodax juga menghadirkan ruang kolaborasi dan edukasi bagi komunitas kripto, termasuk fasilitas diskusi dan workshop untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap aset kripto dan teknologi blockchain. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menciptakan ruang dialog terbuka dengan pengguna serta memperkuat transparansi dan kepercayaan publik di tengah dinamika pasar aset digital yang terus berkembang.
William menegaskan penguatan ekosistem kripto tidak hanya bergantung pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan pemangku kepentingan, guna memastikan industri berkembang secara sehat. Indodax menargetkan dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang inklusif, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta industri kripto global.
"Bali bukan hanya lokasi ekspansi bagi Indodax. Bali adalah tempat cikal bakal lahirnya industri kripto di Indonesia dua belas tahun lalu, sekaligus epicentrum awal pertumbuhan inovasi kripto nasional," ujar CEO Indodax, William Sutanto dalam keterangan pers, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Harga Bitcoin Melonjak Imbas Tol Kripto, Indodax Soroti Dampak ke Ekonomi
Peresmian kantor operasional di Bali pada 22 April 2026 ini tidak hanya menjadi langkah ekspansi, tetapi juga simbol penguatan posisi strategis perusahaan di wilayah yang memiliki nilai historis bagi perkembangan industri kripto di Indonesia sejak 2014.
Menurut William, pertumbuhan industri kripto harus diimbangi dengan peningkatan literasi masyarakat agar proses adopsi berjalan sehat dan tidak sekadar mengikuti tren. Edukasi dinilai menjadi kunci untuk membangun kepercayaan sekaligus menjaga stabilitas pasar aset digital.
Bali dinilai memiliki posisi strategis sebagai hub global dengan ekosistem kreatif dan digital yang dinamis. Wilayah ini juga menjadi pusat berkembangnya komunitas blockchain serta rutin menjadi tuan rumah berbagai agenda internasional seperti Coinfest Asia.
Selain memperluas kapasitas operasional, kantor baru ini juga difungsikan sebagai pusat interaksi dengan pengguna melalui layanan customer support yang lebih responsif, baik secara daring maupun luring.
Baca Juga: Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46%
Indodax juga menghadirkan ruang kolaborasi dan edukasi bagi komunitas kripto, termasuk fasilitas diskusi dan workshop untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap aset kripto dan teknologi blockchain. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menciptakan ruang dialog terbuka dengan pengguna serta memperkuat transparansi dan kepercayaan publik di tengah dinamika pasar aset digital yang terus berkembang.
William menegaskan penguatan ekosistem kripto tidak hanya bergantung pada ekspansi bisnis, tetapi juga pada kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan pemangku kepentingan, guna memastikan industri berkembang secara sehat. Indodax menargetkan dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun ekosistem aset digital Indonesia yang inklusif, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta industri kripto global.
(nng)
Lihat Juga :