60 Persen Investasi di Indonesia Datangkan Cuan, Airlangga Ungkap Pembeda dengan Negara Lain

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB
loading...
60 Persen Investasi...
Beberkan daya tarik investasi di Indonesia, Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan, 60 persen investasi di Indonesia menghasilkan laba. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, 60 persen investasi di Indonesia menghasilkan laba. Kondisi ini dinilai menjadi daya tarik investasi bagi investor yang mau menanamkan modalnya ke Indonesia.

Menko Airlangga mengatakan, kondisi ini membuat Indonesia lebih unggul dari sisi iklim investasi jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Ia optimistis, target investasi yang mencapai lebih dari Rp2.000 triliun pada tahun 2026 akan dapat tercapai.

"Apa yang membedakan Indonesia dengan negara lain, adalah kontribusi terhadap keuntungan. Sekitar 60 persen investasi di Indonesia itu menghasilkan laba," ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga: Rincian Sebaran Investasi Rp498 Triliun yang Masuk RI di Kuartal I 2026, Serap 706 Ribu Pekerja

Selain faktor tersebut, Airlangga menilai stabilitas ekonomi menjadi daya tarik utama bagi investor untuk tetap masuk ke Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu dijaga di angka kurang lebih 5% secara rerata, yang membuat iklim investasi di dalam negeri semakin menarik.

"Indonesia resilience terhadap berbagai gejolak termasuk gejolak yang terakhir," ucap Airlangga.



Disamping itu, Airlangga menyebut populasi yang besar menciptakan market Indonesia lebih menarik ketimbang negara-negara di kawasan. Konsumsi domestik yang saat ini berkontribusi dominan terhadap pertumbuhan ekonomi menjadi kekuatan fundamental perekonomian nasional.

"Indonesia juga punya domestic market yang kuat. Sehingga dengan demikian ini menjadi buffer terhadap berbagai gejolak ataupun krisis," jelasnya.

Baca Juga: Investasi 2025 Tembus Rp1.931 T Belum Selaras dengan Keamanan dan Kesejahteraan Pekerja

Airlangga menambahkan, Pemerintah terus mendorong peningkatan iklim investasi sebagai motor penggerak perekonomian lewat berbagai kebijakan hingga stimulus fiskal. Misalnya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan pembukaan berbagai kawasan industri dengan untuk menarik investasi masuk.

"Indonesia mendorong pengembangan Special Economic Zone, Kawasan Ekonomi Khusus maupun kawasan industri," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Ultah ke-34, Ayu Ting...
Ultah ke-34, Ayu Ting Ting Pamer Momen Romantis Bareng Kevin Gusnadi
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved