Dibina PLN, Rata-Rata Sebanyak 90 UMKM Naik Kelas

loading...
Dibina PLN, Rata-Rata Sebanyak 90 UMKM Naik Kelas
Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN turut serta dalam pembinaan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM)di tengah pandemi Covid-19. Pembinaan UMKM ini merupakan salah satu peran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Direktur Human Capital dan Management PT PLN (Persero) Syofvi Roekman menyampaikan, sampai hari ini PLN memiliki 6.355 UMKM yang tersebar di 29 rumah BUMN dengan biaya operasional kurang lebih Rp4,8 miliar. (Baca juga:Industri Mamin Sudah Melewati Periode 'Puasa' di Mei Lalu)

Melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan CSR PLN, terdapat sekitar 30 mitra binaan yang diberikan bantuan sumber daya program kemitraan dan ada 68 yang diberikan bantuan CSR.

"Jadi, UMKM kita yang setiap tahun rata-rata naik kelas ada 90 mitra binaan dengan total di tahun 2020 sekitar Rp3,4 miliar, baik BUMN khusus maupun PLN. Sedangkan untuk penyaluran bantuan yang bersumber dari dana bina lingkungan dan CSR ada sekitar Rp21,1 miliar pada tahun 2020," ujar Syofvi dalam Webinar Ruang Energi, Sabtu (19/9/2020).



Syofvi menambahkan, mengingat situasi pandemi yang secara ekonomi cukup sulit, maka PLN turut membantu UMKM bertahan di tengah beratnya kondisi perekonomian dengan memberikan setidaknya dua stimulus. (Baca juga:Kembali Renggut 112 Jiwa, Total Meninggal Akibat Covid-19 Capai 9.448 Orang)

Stimulus pertama, yaitu keringanan angsuran dengan menurunkan besar angsuran pinjaman dan atau memperpanjang jangka waktu angsuran bagi UMKM.

"Kedua, keringanan biaya penyambungan sampai 75% bagi UMKM atau IKM yang akan melakukan tambah daya. Jika UMKM itu adalah industri yang mulai 450 VA itu gratis biaya listrik, kemudian kami juga memberikan tambahan daya 75% sampai misalnya UMKM itu membutuhkan listrik hingga 16,5 KVA," ucapnya.
(uka)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top