Dominasi Dolar AS Kembali Menguat, Pangsa Transaksi Global Tembus 51,1%
Minggu, 26 April 2026 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ancam Investor Asing di Timur Tengah, Iran: Keluar Selagi Masih Bisa
Tren yang terjadi saat ini lebih mencerminkan diversifikasi mata uang, bukan dedolarisasi secara menyeluruh. Meskipun indeks dolar sempat melemah pada 2025, perannya sebagai mata uang utama dalam perdagangan dan pasar keuangan global tetap kuat.
Namun demikian, data SWIFT tidak sepenuhnya mencerminkan keseluruhan aktivitas pasar valuta asing global yang nilainya mencapai sekitar USD9,5 triliun per hari. Selain itu, sejumlah bank besar Rusia telah dikeluarkan dari sistem tersebut sejak 2022, sementara China juga mengembangkan sistem pembayaran lintas batas sendiri melalui Cross-Border Interbank Payment System (CIPS).
Sepanjang 2024, SWIFT mencatat sekitar 13,4 miliar instruksi transaksi perdagangan global, meningkat dari 11,9 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan internasional meskipun diwarnai dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
Tren yang terjadi saat ini lebih mencerminkan diversifikasi mata uang, bukan dedolarisasi secara menyeluruh. Meskipun indeks dolar sempat melemah pada 2025, perannya sebagai mata uang utama dalam perdagangan dan pasar keuangan global tetap kuat.
Namun demikian, data SWIFT tidak sepenuhnya mencerminkan keseluruhan aktivitas pasar valuta asing global yang nilainya mencapai sekitar USD9,5 triliun per hari. Selain itu, sejumlah bank besar Rusia telah dikeluarkan dari sistem tersebut sejak 2022, sementara China juga mengembangkan sistem pembayaran lintas batas sendiri melalui Cross-Border Interbank Payment System (CIPS).
Sepanjang 2024, SWIFT mencatat sekitar 13,4 miliar instruksi transaksi perdagangan global, meningkat dari 11,9 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan internasional meskipun diwarnai dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
(nng)
Lihat Juga :