Rupiah Menguat Tipis di Tengah Isu Damai AS-Iran, Bertengger ke Rp17.211 Sore Ini

Senin, 27 April 2026 - 15:43 WIB
loading...
Rupiah Menguat Tipis...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026). Penguatan terjadi di tengah kombinasi sentimen global terkait geopolitik dan dinamika ekonomi domestik.

"Iran dilaporkan telah mengajukan proposal baru kepada AS untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang," ujar pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi dalam risetnya, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Cetak Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah

Pada penutupan perdagangan, rupiah tercatat menguat 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS. Penguatan ini didorong harapan pelaku pasar terhadap potensi meredanya konflik di Timur Tengah yang sebelumnya menekan pasar keuangan global.



Menurut Ibrahim, pelaku usaha global mulai mempertimbangkan kemungkinan dibukanya kembali jalur distribusi energi di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur utama perdagangan minyak dunia. Proposal Iran untuk menunda negosiasi nuklir demi fokus pada penyelesaian konflik dinilai dapat meredakan gangguan pasokan energi.

Namun, ketidakpastian masih membayangi pasar. Sebelumnya, eskalasi ketegangan meningkat setelah Iran dilaporkan menyita kapal kargo di kawasan tersebut, sementara akses pelayaran di Selat Hormuz masih terbatas. Data pengiriman menunjukkan hanya sedikit kapal yang mampu melintasi jalur strategis tersebut dalam 24 jam terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Rekomendasi
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved