Rupiah Menguat Tipis di Tengah Isu Damai AS-Iran, Bertengger ke Rp17.211 Sore Ini

Senin, 27 April 2026 - 15:43 WIB
loading...
A A A
Dari dalam negeri, sentimen juga datang dari lembaga pemeringkat Moody's yang mempertahankan peringkat utang Indonesia di level Baa2. Meski demikian, prospek (outlook) diturunkan dari stabil menjadi negatif, mencerminkan tantangan eksternal dan domestik yang masih perlu diwaspadai.

Baca Juga: Iran Tawarkan Proposal Pembukaan Selat Hormuz, Perang Akan Berakhir?

Pemerintah menyatakan tetap optimistis terhadap prospek ekonomi, dengan komitmen menjaga stabilitas makroekonomi melalui sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Upaya reformasi struktural serta penguatan sektor riil terus dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Bank Indonesia bersama pemerintah juga menegaskan komitmen menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi, termasuk melalui langkah pengendalian risiko di pasar keuangan. Kebijakan debottlenecking untuk mendorong aktivitas usaha dinilai menjadi salah satu fokus utama.

Ibrahim memproyeksikan pergerakan rupiah masih akan fluktuatif seiring dinamika global yang belum stabil. Rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.210 hingga Rp17.260 per dolar AS pada perdagangan berikutnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Rekomendasi
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Berita Terkini
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved