Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp143,3 Miliar di 2025

Senin, 27 April 2026 - 16:14 WIB
loading...
Superbank Bukukan Laba...
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana setelah resmi melantai di bursa pada Desember 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Super Bank Indonesia Tbk (Superbank) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 dengan laba sebelum pajak mencapai Rp143,3 miliar. Pencapaian ini menjadi momentum penting seiring pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perdana setelah resmi melantai di bursa pada Desember 2025.

"RUPST pertama kami sebagai perusahaan publik menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi tata kelola sekaligus melanjutkan pertumbuhan solid yang telah kami bangun," ujar Presiden Direktur Superbank, Tigor M. Siahaan, seperti dikutip, Senin (27/4/2026).

Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Bersih Rp60,1 Miliar di Kuartal III-2025

Sepanjang 2025, kinerja Superbank ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih yang melonjak 160% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp1,6 triliun. Selain itu, penyaluran kredit juga meningkat signifikan sebesar 50% YoY menjadi Rp9,6 triliun.



Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 139% YoY menjadi Rp11,8 triliun. Sementara total aset perseroan meningkat 87 persen YoY menjadi Rp21,3 triliun, mencerminkan ekspansi bisnis yang dinilai sehat dan terukur.

Sejak meluncurkan layanan digital pada Juni 2024, Superbank telah melayani lebih dari 6 juta nasabah. Tingginya adopsi layanan tercermin dari transaksi harian yang telah melampaui 1 juta transaksi dalam ekosistem digital terintegrasi.

Baca Juga: Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda penting, antara lain pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan 2025, penetapan penggunaan laba bersih, hingga penunjukan kantor akuntan publik untuk audit tahun buku 2026. Rapat juga menetapkan remunerasi bagi dewan komisaris dan direksi serta menerima laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Manajemen menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) sebagai fondasi utama pasca IPO. Hal ini sejalan dengan upaya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan.

Superbank yang kini masuk kategori KBMI 2 akan terus fokus pada inovasi layanan digital serta memperluas kolaborasi dalam ekosistem, termasuk integrasi layanan keuangan dengan platform digital. Strategi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved