Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab

Rabu, 29 April 2026 - 14:44 WIB
loading...
Kisah Mak Netty dan...
Mak Netty, Mitra Pengemudi GrabBike, tetap melangkah di tengah berbagai tantangan hidup, memanfaatkan GrabModal by OVO Finansial untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lebih dari 445.000 Mitra Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Mitra Pengemudi di seluruh Indonesia telah mengakses pendanaan senilai lebih dari Rp6 triliun melalui GrabModal by OVO Finansial sejak layanan pendanaan ini diluncurkan. Di balik angka tersebut, ada ribuan kisah perempuan tangguh yang memanfaatkan akses finansial ini untuk bertahan, bangkit, dan membangun kembali kehidupan keluarganya.

Di momen Hari Kartini, dua di antaranya adalah Mak Netty, Mitra Pengemudi GrabBike yang menjadi tulang punggung keluarga di usia lebih dari 50 tahun, dan Ibu Fitri Farhatani, Mitra UMKM yang membangun kembali tabungan keluarga dari dapur rumah kontrakan setelah menjadi korban penipuan digital.

Melalui GrabModal by OVO Finansial, para mitra dapat mengakses layanan pendanaan yang telah berizin serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan proses cepat, cicilan ringan, dan skema pembayaran yang menyesuaikan pola pendapatan harian.

Baca Juga: Ekonomi Digital RI Hampir USD100 Miliar, Menko Airlangga Sebut AI Mesin Pertumbuhan Baru

Kisah keduanya memperlihatkan bagaimana akses pendanaan yang tepat dapat menjadi pembeda nyata bagi perempuan yang sedang menghadapi titik terberat dalam hidup, baik ketika harus mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga maupun ketika harus memulai kembali dari nol.

"Boleh Nangis, Tapi Tetap Harus Berjalan," Kisah Mak Netty di atas Motor

Hal ini benar-benar dialami Mak Netty, Mitra Pengemudi Grab yang bergabung sejak 2018, yang memulai perjalanannya bersama GrabBike di usia lebih dari 50 tahun. Sebelumnya, ia pernah bekerja sebagai pengajar sebelum akhirnya berhenti untuk merawat orang tuanya yang sakit.

Ketika suaminya kemudian jatuh sakit dan membutuhkan pengobatan rutin, Mak Netty mengambil peran sebagai tulang punggung keluarga. Di tengah kondisi fi nansial yang terbatas, ia tetap bekerja dan memanfaatkan GrabModal by OVO Finansial untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.



Pinjaman pertamanya, sekitar Rp2 juta, digunakan untuk membayar biaya berobat suaminya. “Namun, ketika kondisi kesehatan suami semakin menurun, saya harus bekerja lebih keras lagi dan lebih aktif untuk membantu biaya pengobatannya, sekaligus untuk kebutuhan keluarga,” tutur Mak Netty.

Ia juga pernah menggunakannya saat handphone yang menjadi alat utamanya untuk bekerja rusak, sehingga bisa segera kembali bekerja tanpa harus berhenti di tengah kondisi sulit.

Baca Juga: Ketika Ride-Hailing Menjadi Alat Disrupsi EV: Grab Gandeng GAC Sediakan Taksi Listrik

Meski usianya tak lagi muda dan sang suami telah berpulang, Mak Netty tetap memilih untuk bekerja dan hidup mandiri. Ia sempat menghadapi pandangan dari sebagian keluarga yang meremehkan pilihannya bekerja sebagai pengemudi ojek online. Namun, baginya, yang terpenting adalah tetap bisa berdiri di atas kaki sendiri.

"Selama pekerjaannya baik dan tidak melanggar aturan, kenapa harus malu? Yang penting kita semua bisa membantu kehidupan keluarga," ujar Mak Netty.

Semangat itu juga Mak Netty bawa ke Komunitas Wiramudi Jakarta Selatan, tempat ia aktif berbagi pengalaman, memberi semangat, dan mendorong sesama Mitra Pengemudi perempuan. Melalui komunitas tersebut, Mak Netty mendorong rekan-rekannya untuk tetap percaya diri dalam bekerja, mandiri, dan tidak mudah menyerah dalam tantangan pekerjaan maupun kehidupan.

Pengalaman yang ia lalui pun menjadikannya sosok yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memberi inspirasi bagi komunitasnya. Kini meski usianya tak lagi muda dan sang suami telah berpulang, Mak Netty tetap memilih untuk bekerja dan hidup mandiri.

“Selama pekerjaannya baik dan tidak melanggar aturan, kenapa harus malu? Yang penting kita semua bisa membantu kehidupan keluarga,” ujar Mak Netty.

Saat ini anaknya telah berumah tangga, dan ia memilih untuk tidak bergantung maupun merepotkan siapa pun, termasuk anaknya sendiri. “Selama saya masih diberi kesehatan dan tenaga, saya akan terus bekerja. Saya tidak ingin merepotkan siapa pun, termasuk anak saya yang sudah berumah tangga. Saya tidak mau mengganggu,” katanya.

Perjalanan Ibu Fitri Membangun Kembali dari Dapur: Kehilangan Rp120 Juta hingga Membeli Tunai Rumah

Jika Mak Netty berjuang di jalan sebagai Mitra Pengemudi, kisah lain datang dari Fitri Farhatani, Mitra UMKM pemilik usaha Pecel Ayam Sambal Rampai Harjatani di Serang, Banten, yang membangun kembali kehidupannya dari dapur rumah kontrakan.

Sebelum menjadi pelaku usaha rumahan, Fitri sempat bekerja selama hampir lima tahun di rumah sakit swasta, sebelum memutuskan berhenti setelah melahirkan anak pertamanya. Sempat mencoba berjualan pakaian secara online dan membuka usaha lain, Fitri beberapa kali berada di titik ragu dan kehilangan arah.

Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab


Titik terendah datang ketika tabungan keluarga sejumlah Rp120 juta hilang akibat penipuan digital dengan modus phising melalui tautan palsu yang menyebabkan rekening diakses tanpa izin. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang kondisi keuangan, tetapi juga membawa tekanan besar dalam rumah tangga mereka, bahkan hingga berada di titik hampir berpisah. Bagi Fitri, momen tersebut menjadi titik balik untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan keluarganya.

Dengan modal Rp200 ribu dari ibunya, Fitri mulai berjualan makanan dari rumah pada tahun 2024. Tak disangka, di hari pertama berjualan, dagangannya habis hanya dalam waktu sekitar dua jam. Sejak saat itu, usahanya perlahan berkembang dan menjadi sumber penghidupan baru bagi keluarga.

“Awalnya saya berharap bisa dapat Rp50 ribu sampai Rp100 ribu sehari, itu saja sudah Alhamdulillah. Tapi ternyata usaha ini bisa jadi harapan baru untuk keluarga kami,” ujar Fitri.

Di awal, usaha ini dijalankan hampir seorang diri, di tengah hubungan yang masih terasa dingin. Namun seiring waktu, suaminya mulai ikut membantu, dan perlahan hubungan mereka kembali membaik. Bagi Fitri, usahanya bukan hanya menghadirkan pemasukan, tetapi juga memulihkan harapan di dalam rumah tangganya.

Seiring usaha berkembang, Fitri mulai membutuhkan peralatan yang lebih memadai agar operasional lebih lancar. Ia pun memanfaatkan GrabModal by OVO Finansial, yang awalnya dicoba dengan nominal kecil, sebelum kemudian dengan pinjaman Rp10 juta digunakan untuk membantu pengembangan usahanya.

Bagi Fitri, yang paling terasa bukan hanya tambahan modal, tetapi juga rasa tenang. Kini, usaha rumahan Fitri telah berkembang pesat. Dari dapur sederhana, ia berhasil mengembalikan tabungan keluarga yang sempat hilang, bahkan membeli rumah secara tunai pada tahun 2026. Meski rumah tersebut masih dalam tahap renovasi, pencapaian itu menjadi bukti nyata dari perjalanan panjang yang berhasil ia lewati bersama keluarganya.

Kartini Masa Kini: Tangguh di Jalanan, Berdaya di Dapur Rumah

Di momen Hari Kartini, kisah Mak Netty dan Fitri menunjukkan bahwa perempuan Indonesia punya daya juang yang luar biasa dalam bentuk yang sangat nyata. Ada yang berjuang di atas motor untuk menjaga keluarga tetap bertahan, ada pula yang membangun kembali harapan dari dapur rumah kontrakan.

Keduanya memperlihatkan bahwa perempuan bisa menjadi sosok yang tangguh, mandiri, dan berdaya ketika keadaan menuntut mereka untuk melangkah lebih jauh.

Bagi Mak Netty, semangat Kartini adalah tentang tidak malu bekerja dan terus kuat menghadapi hidup. Sementara itu bagi Fitri, Kartini masa kini adalah perempuan yang berdaya, punya penghasilan sendiri, tetapi tetap tidak melupakan perannya di dalam keluarga. Meski latar belakang dan jalan hidup mereka berbeda, keduanya punya benang merah yang sama: tidak menyerah pada keadaan.

“Boleh nangis, tapi tetap harus jalan,” kata Mak Netty.

“Jangan pernah takut untuk memulai. Perempuan juga harus berdaya dan percaya pada diri sendiri,” ujar Fitri.

Melalui kisah para mitra seperti Mak Netty dan Fitri, GrabModal by OVO Finansial secara konsisten hadir sebagai solusi pendanaan yang dapat diakses oleh para Mitra Pengemudi dan Mitra UMKM di ekosistem Grab.

Dengan proses yang cepat, cicilan ringan, dan fl eksibilitas yang menyesuaikan kebutuhan mitra, layanan ini diharapkan dapat membantu para mitra tetap produktif, menjaga kestabilan fi nansial, dan terus melangkah menghadapi berbagai situasi kehidupan.

Di Hari Kartini ini, Kartini masa kini tidak selalu berdiri di panggung besar. Mereka hadir di jalanan Jakarta di atas motor GrabBike, di dapur rumah kontrakan di Serang, dan di setiap keputusan kecil untuk bangkit lagi hari ini.

Melalui GrabModal by OVO Finansial, Grab dan OVO Finansial berkomitmen untuk terus menghadirkan akses pendanaan yang cepat, ringan, dan fl eksibel bagi para mitra perempuan di seluruh Indonesia, agar setiap langkah perjuangan mereka tidak berhenti di tengah jalan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved