Dunia Siaga Satu! Harga Minyak Dunia Mendidih Tembus USD126 per Barel, Rekor Tertinggi Sejak 2022

Kamis, 30 April 2026 - 14:45 WIB
loading...
Dunia Siaga Satu! Harga...
Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi sejak tahun 2022 menyusul laporan bahwa militer AS tengah menyiapkan opsi serangan militer baru terhadap Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi sejak tahun 2022 menyusul laporan bahwa militer Amerika Serikat (AS) tengah menyiapkan opsi serangan militer baru terhadap Iran. Pasar energi global kembali mendapatkan gelombang kejut, yang akan menjadi alarm bahaya bagi banyak negara, tidak terkecuali Indonesia.

Langkah ini diambil setelah negosiasi antara Washington dan Teheran menemui jalan buntu. Komando Pusat AS (CENTCOM) dikabarkan telah menyusun rencana serangan 'singkat namun kuat' (short and powerful) untuk memecah kebuntuan perang yang telah melumpuhkan jalur pasokan energi dunia.

Brent Melejit 7%, Inflasi Global Mengintai

Minyak mentah Brent sempat melonjak hampir 7% hingga menembus angka USD126 per barel. Ini adalah level tertinggi sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai beberapa tahun silam. Sementara itu minyak mentah West Texas Intermediate AS (WTI) juga ikut terkerek naik ke posisi USD109 per barel.

Baca Juga: UEA Hengkang dari OPEC, Harga Minyak Dunia Tembus USD115 per Barel

Laporan dari Axios menyebutkan bahwa target serangan AS kemungkinan besar menyasar infrastruktur strategis di Iran. Namun ada opsi yang lebih ekstrem yakni pengerahan pasukan darat untuk merebut sebagian wilayah Selat Hormuz guna membuka kembali jalur pelayaran komersial yang diblokade.



Kenaikan harga energi yang gila-gilaan ini dipicu oleh kekhawatiran akan gangguan pasokan jangka panjang menyusul blokade Selat Hormuz. Sebagai informasi, seperlima pasokan energi dunia (minyak dan gas) biasanya melewati Selat Hormuz.

AS bersumpah akan memblokade pelabuhan Iran selama Teheran terus mengancam kapal-kapal di selat tersebut. Analis senior dari Kpler, Naveen Das menyebut bahwa harga USD125 per barel adalah titik di mana pebisnis dan politisi mulai "gemetar" karena dampak domino pada inflasi.

Baca Juga: 150 Juta Barel Minyak Venezuela Banjiri Pasar Dunia, AS Siapkan Senjata Rahasia

Presiden Donald Trump kini juga menghadapi pilihan sulit. Di satu sisi, ia didesak oleh para eksekutif energi yang menemuinya di Gedung Putih pada Selasa lalu untuk membatasi dampak perang terhadap konsumen AS. Di sisi lain, bayang-bayang inflasi akibat kenaikan BBM mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri.

"Pertanyaan besarnya adalah seberapa lama pemerintahan Trump sanggup menahan 'panasnya' tekanan ekonomi ini," ujar Will Walker-Arnott, manajer investasi di Raymond James seperti dilansir BBC.

"Orang-orang mulai sangat khawatir tentang dampak inflasi yang timbul dari kenaikan harga minyak mentah," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Rekomendasi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Berita Terkini
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved