Waspada Penipuan Digital, OVO Ingatkan Warga Jangan Bagikan OTP dan PIN
Sabtu, 02 Mei 2026 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Setelah terhubung, korban biasanya diminta memberikan data pribadi seperti OTP, PIN, atau kode verifikasi, bahkan diarahkan melakukan transfer dengan alasan penyelesaian masalah akun atau transaksi. Data tersebut kemudian digunakan untuk mengambil alih akun atau menguras saldo pengguna.
Baca Juga: Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai modus undangan digital atau file APK berisi malware, hingga penawaran promo dan cashback palsu yang mengarahkan pengguna ke situs tidak resmi untuk mencuri data login.
OVO mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber tidak dikenal, tidak membagikan OTP maupun PIN kepada pihak mana pun, serta selalu memeriksa identitas penerima sebelum menyelesaikan transaksi.
Melalui dukungan terhadap GEBER PK dan kampanye edukasi #KalauRaguStopDulu, OVO berharap masyarakat dapat membangun kebiasaan bertransaksi digital yang lebih aman, nyaman, dan bijak di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber.
Baca Juga: Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai modus undangan digital atau file APK berisi malware, hingga penawaran promo dan cashback palsu yang mengarahkan pengguna ke situs tidak resmi untuk mencuri data login.
OVO mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber tidak dikenal, tidak membagikan OTP maupun PIN kepada pihak mana pun, serta selalu memeriksa identitas penerima sebelum menyelesaikan transaksi.
Melalui dukungan terhadap GEBER PK dan kampanye edukasi #KalauRaguStopDulu, OVO berharap masyarakat dapat membangun kebiasaan bertransaksi digital yang lebih aman, nyaman, dan bijak di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber.
(nng)
Lihat Juga :