Waspada Penipuan Digital, OVO Ingatkan Warga Jangan Bagikan OTP dan PIN

Sabtu, 02 Mei 2026 - 17:04 WIB
loading...
Waspada Penipuan Digital,...
OVO mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - OVO mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan transaksi elektronik dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan konsumen di tengah maraknya kejahatan digital yang memanfaatkan kelengahan pengguna.

“Sebagai platform pembayaran digital, OVO berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman sekaligus memperkuat perlindungan konsumen. Kami percaya bahwa edukasi menjadi garis pertahanan pertama dalam menghadapi risiko penipuan digital,” kata Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO Asep Haekal dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga: Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah

OVO mendukung Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan Konsumen (GEBER PK), inisiatif kolaboratif antara Bank Indonesia dan pelaku industri jasa pembayaran untuk meningkatkan literasi keamanan transaksi digital masyarakat.

Menurut Asep, masyarakat perlu membiasakan langkah sederhana seperti melakukan pengecekan dan verifikasi sebelum bertransaksi, serta memastikan seluruh aktivitas dilakukan melalui kanal resmi agar terhindar dari penipuan digital.



Ia menjelaskan, salah satu modus yang masih kerap ditemukan adalah penyebaran nomor layanan pelanggan palsu melalui mesin pencarian internet maupun kolom komentar media sosial. Pelaku kemudian mengarahkan korban menghubungi nomor tersebut melalui aplikasi percakapan.

Setelah terhubung, korban biasanya diminta memberikan data pribadi seperti OTP, PIN, atau kode verifikasi, bahkan diarahkan melakukan transfer dengan alasan penyelesaian masalah akun atau transaksi. Data tersebut kemudian digunakan untuk mengambil alih akun atau menguras saldo pengguna.

Baca Juga: Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai modus undangan digital atau file APK berisi malware, hingga penawaran promo dan cashback palsu yang mengarahkan pengguna ke situs tidak resmi untuk mencuri data login.

OVO mengimbau masyarakat untuk tidak sembarangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber tidak dikenal, tidak membagikan OTP maupun PIN kepada pihak mana pun, serta selalu memeriksa identitas penerima sebelum menyelesaikan transaksi.

Melalui dukungan terhadap GEBER PK dan kampanye edukasi #KalauRaguStopDulu, OVO berharap masyarakat dapat membangun kebiasaan bertransaksi digital yang lebih aman, nyaman, dan bijak di tengah meningkatnya risiko kejahatan siber.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Lisa Mariana Diduga...
Lisa Mariana Diduga Tipu Klien Endorsement, Korban Mengaku Rugi Ratusan Juta
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Rekomendasi
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Berita Terkini
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Menuju Fungsional, Hutama...
Menuju Fungsional, Hutama Karya Catatkan Progres Signifikan Sekolah Rakyat DKI Jakarta dan Banten untuk Tahun Ajaran Baru
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved