Rupiah Pekan Depan Diramal Terkapar ke Rp17.550 per Dolar AS, Pengamat Beberkan Penyebabnya

Minggu, 03 Mei 2026 - 16:25 WIB
loading...
Rupiah Pekan Depan Diramal...
Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assu’aibi memproyeksikan nilai tukar rupiah akan melemah ke level Rp17.550 per dolar pada perdagangan pekan depan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assu’aibi memproyeksikan nilai tukar rupiah akan melemah ke level Rp17.550 per dolar pada perdagangan pekan depan. Ia mengatakan, sentimen global yang masih dipenuhi ketidakpastian geopolitik serta penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan mata uang Garuda.

"Kemudian kalau rupiah sendiri, kemungkinan besar dalam perdagangan di minggu depan itu di 17.550," ujarnya dalam pernyataannya, Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, penguatan dolar AS didorong meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah memanasnya konflik geopolitik, terutama di kawasan Timur Tengah. Kondisi tersebut mendorong investor global keluar dari aset berisiko di negara berkembang dan beralih ke dolar AS.

Baca Juga: Rupiah Terpuruk ke Level Terendah Sepanjang Sejarah, Tembus Rp17.300 per Dolar AS

"Apa yang menyebabkan indeks dolar menguat, ada beberapa faktor. Memang yang paling utama adalah geopolitik, tapi masih ada perpolitikan di Amerika, perang dagang, kebijakan bank sentral, dan supply dan demand," lanjutnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved