Hancurkan Dominasi Arab Saudi! Ini Alasan Tersembunyi UEA Keluar dari OPEC

Minggu, 03 Mei 2026 - 18:10 WIB
loading...
A A A
Tekanan UEA kepada OPEC terkait pembatasan produksi, sedikit banyak memperburuk hubungannya dengan Arab Saudi , ditambah kedua negara juga bentrok dalam dukungannya terhadap pihak-pihak yang bertikai, baik di Yaman maupun Sudan

Faktor Perang Iran: Titik Didih Hubungan dengan Saudi

Meskipun UEA menyebut alasan visi strategis jangka panjang dalam siaran pers resminya, Hanke menegaskan bahwa perang dengan Iran adalah pemicu utama yang mendorong UEA keluar. Serangan drone Iran ke fasilitas kilang Ruwais dan terminal minyak Fujairah telah mengubah perhitungan risiko UEA.

"Masalahnya bergeser dari sekadar penurunan harga jangka panjang, menjadi kemungkinan bahwa di masa depan mereka mungkin tidak bisa menjual minyak sama sekali karena Iran mengendalikan Selat Hormuz atau secara berkala menghancurkan sebagian infrastrukturnya," jelas Hanke.

Kondisi ini diperparah dengan retaknya hubungan UEA dan Arab Saudi akibat perbedaan sikap dalam konflik di Yaman, Sudan, hingga pengakuan diplomatik terhadap Somaliland dan Israel.

Konsekuensi Tak Terduga bagi Pasar Global

Keluarnya UEA dari OPEC membuka pintu bagi negara tersebut untuk membanjiri pasar dengan minyak mentah, tanpa terikat kuota. Hal ini diprediksi akan melemahkan kekuatan Saudi, ketika Arab Saudi kehilangan sekutu paling potensialnya di kawasan Teluk dalam mengatur harga minyak dunia.

Adanya potensi perang harga baru jika UEA memutuskan untuk meningkatkan produksi MINYAK secara agresif guna mengamankan dana cadangan nasional mereka sebelum konflik meluas. Dengan infrastruktur yang kini terancam serangan udara, stabilitas pengiriman minyak dari Teluk ke Asia berada dalam risiko tertinggi.

“UAE sekarang memiliki insentif besar untuk memiringkan produksi minyak ke masa kini dan menjauhi masa depan,” kata Hanke.

Perang AS bersama Israel melawan Iran penuh dengan konsekuensi yang tidak terduga. Tidak ada yang lebih besar daripada kejutan pada 28 April bahwa anggota setia OPEC selama hampir 60 tahun akan pergi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved